• Rabu, 19 Agustus 2026

Wali Kota menerima UHC Award Dari Wapres RI.

.
Administrator, Indonesiamonitoring.com
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 12:33 WIB

Wali Kota menerima UHC Award Dari Wapres RI.

P.siantar,Indonesia-Monitoring.com/APPI
-

Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar meraih Universal Health Coverage (UHC) Award yang diserahkan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia(RI) Ma'ruf Amin. Penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis (08/08/2024).

Anugerah UHC Award Tahun 2024 dinilai sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah pusat dan BPJS Kesehatan atas komitmen dan konsistensi pemerintah daerah dalam mendukung JKN yang merupakan program prioritas pemerintah pusat.
-


dr Susanti menyampaikan Pemko Psiantar akan terus memastikan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, terutama yang terkendala finansial. Sehingga dengan menunjukkan KTP sudah bisa berobat.

dr Susanti menargetkan Kota Psiantar 100 persen kepesertaan JKN Kota Psiantar di tahun 2024.

"Artinya semua penduduk Kota Psiantar tidak terkendala dalam mengakses kesehatan," tutur Susanti, seraya menyampaikan kini kepesertaan JKN Kota Psiantar sebesar 98,6 persen.

Di acara tersebut, Wapres meminta kepada seluruh kepala daerah agar memastikan tersedianya fasilitas kesehatan yang berkualitas. Berikut, kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Khususnya yang berada di perbatasan atau kepulauan.

"Saya mengapresiasi atas dedikasi dan komitmen tinggi kepala daerah dalam mewujudkan UHC dengan cakupan perlindungan kepesertaan JKN, minimal 95 persen dari total penduduk. Saya harap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi semua pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat," sebutnya.

Kepada kepala daerah, Ma'ruf Amin agar terus memperluas jangkauan UHC hingga 100 persen. Oleh karenanya harus melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam melakukan sosialisasi pentingnya kepesertaan JKN.

"Pemda harus mendorong agar setiap di wilayahnya terdaftar sebagai peserta aktif program JKN-KIS. Gunakan media yang solutif dan evaluasi sistem pembayarannya. Bisa dalam program restruksturisasi atau pemberian insentif bagi mereka yang lebih awal melunasi iurannya," tandasnya. (S.Sitorus).

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

PT TSM Perkuat Perangi Stunting di Palembang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB
X