• Selasa, 18 Agustus 2026

Sinergi TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan di Perairan Batu Bara, Sumatera Utara

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Kamis, 21 Mei 2026 | 11:43 WIB

 

Tanjung Balai-indonesia Monitoring com.

 

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan ratusan ballpress di wilayah Perairan Pantai Prupuk, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 11.45 WIB.

Operasi gabungan tersebut dipimpin oleh Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan bersama tim gabungan yang terdiri dari Fleet Quick Response Team (FQRT) Lanal TBA, Denintel Koarmada I, Satgas Ops Intelmar Koarmada I serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya C Kuala Tanjung.

Penggagalan aksi penyelundupan itu bermula dari informasi intelijen mengenai adanya kapal pembawa ballpress dari Malaysia yang diduga akan masuk melalui jalur laut di kawasan perairan Batu Bara. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan patroli dan penyekatan menggunakan Patkamla RBB-09 Posal Tanjung Tiram di titik yang dicurigai.

Saat patroli berlangsung, petugas menemukan satu unit kapal KM Karimah GT 34 dalam kondisi kandas di Perairan Pantai Prupuk, Kabupaten Batu Bara. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sekitar 400 ballpress di dalam kapal tersebut.

Namun, nahkoda dan seluruh anak buah kapal (ABK) tidak ditemukan di lokasi. Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap para awak kapal yang diduga melarikan diri saat operasi berlangsung.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 09.00 WIB, Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D., M.Tr.Opsla., CTMP., menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia dari berbagai aktivitas ilegal, khususnya penyelundupan barang lintas negara.

Danlanal juga menyampaikan bahwa tindakan tegas ini merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang ditindaklanjuti melalui perintah Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan pengawasan dan memberantas segala bentuk tindak pidana di wilayah laut Indonesia.

Saat ini, KM Karimah beserta ratusan ballpress yang diamankan telah dibawa ke Dermaga Panton Bagan Asahan untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Keberhasilan operasi gabungan tersebut menjadi bukti kuat sinergi antara aparat TNI AL dan Bea Cukai dalam memperketat pengawasan jalur laut yang selama ini kerap dimanfaatkan sebagai pintu masuk barang ilegal dari luar negeri.

(Tfq)

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

PT TSM Perkuat Perangi Stunting di Palembang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB
X