• Rabu, 12 Agustus 2026

BPOF 2026 di Balikpapan, Cari Terobosan Sawit yang Lebih Kuat, Berkelanjutan, dan Buka Lapangan Kerja

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 11:16 WIB

 

BALIKPAPAN –indonesia-monitoring.com.

Di tengah gelombang perubahan global yang makin cepat, industri kelapa sawit Indonesia membuktikan tak sekadar menunggu keadaan, melainkan bergerak merancang masa depan. Hal itu terlihat dari digelarnya kembali ajang bergengsi Borneo Palm Oil Forum (BPOF) 2026 yang berlangsung meriah di Platinum Hotel Balikpapan, 6–7 Agustus 2026.

 

Mengusung tema "Ketangguhan, Inovasi dan Transformasi: Memperkuat Industri Sawit Melampaui Standar Keberlanjutan", pertemuan ini mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha besar, pekebun, akademisi hingga pemangku kepentingan dari berbagai penjuru.

 

"Jangan kira ini sekadar slogan. Tema ini adalah cermin nyata perjalanan kita. Kita dihadapkan pada fluktuasi harga, perubahan iklim, dinamika dunia, hambatan dagang, hingga tuntutan standar yang makin tinggi. Semua menuntut kita makin tangguh dan adaptif," tegas Ketua Umum GAPKI Eddy Martono saat membuka forum secara resmi, Kamis (6/8).

 

Meski tantangan bertumpuk, Eddy menegaskan satu hal: sawit telah membuktikan kekuatannya. "Di masa pandemi, krisis maupun ketidakpastian ekonomi, sektor ini tetap berdiri tegak menjadi salah satu penyangga terbesar perekonomian negara kita."

 

Selama dua hari penuh, diskusi akan merambah hal-hal yang menentukan arah industri: mulai penerapan nyata program B50, tata kelola yang makin rapi, hilirisasi produk agar nilai tambah tetap di dalam negeri, perdagangan karbon, peningkatan hasil panen, hingga jalan keluar menghadapi aturan baru negara tujuan ekspor. Semua masukan akan dirangkai menjadi usulan langkah nyata bagi pemerintah.

 

Tak hanya bicara strategi, BPOF 2026 juga menghadirkan dampak langsung bagi warga Balikpapan dan sekitarnya. Berkolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, terselenggara Bursa Kerja Industri Sawit 2026 yang khusus memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.

 

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X