daerah

Fahdriansyah Siregar ketua Mpc pemuda pancasila kota Padang sidempuan. Buka sayembara Berhadiah Siapa saja Temukan IFS, Saya Berikan 100 Juta

Sabtu, 7 Desember 2024 | 05:09 WIB

Padang sidempuan..indonesia-monitoring.com.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan, Fahdriansyah Siregar, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap keadilan dan hukum di wilayahnya. Ia mengumumkan secara resmi pembukaan sayembara dengan hadiah uang tunai sebesar Rp 100 juta bagi siapa saja yang dapat menemukan keberadaan Ismail Fahmi Siregar (IFS) mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), yang sampai saat ini masih menjadi buronan Kejaksaan.IFS diketahui tengah dicari oleh Kejaksaan negeri (Kejari) Padangsidimpuan terkait sejumlah kasus yang diduga merugikan masyarakat dan negara. Dalam keterangannya, Fahdriansyah Siregar menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk rasa tanggung jawabnya terhadap masyarakat, khususnya mereka yang telah menjadi korban dari tindakan mantan pejabat tersebut

"Saya merasa terpanggil. Banyak masyarakat khususnya desa desa yang menjadi korban akibat tindakan yang dilakukan oleh IFS. Oleh karena itu, saya membuka sayembara ini sebagai upaya mendorong pihak-pihak terkait untuk lebih serius dalam menemukan buronan tersebut," ujar Fahdriansyah dengan nada tegas.

tindakan ini juga diharapkan dapat memberikan dorongan moral kepada aparat penegak hukum seperti TNI, Polri, Kejaksaan dan masyarakat umum agar bersinergi dalam mencari keadilan. Sayembara ini tidak membedakan latar belakang siapa pun yang menemukan buronan tersebut bahkan tidak ada unsur politik disini.

"Siapa saja yang berhasil menemukannya, baik dari kalangan TNI, Polri, maupun masyarakat biasa, saya akan memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp 100 juta. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk membantu menegakkan hukum dan memberi efek jera kepada pelaku kejahatan dan ini tidak ada unsur politik atau apapun" tambahnya.Kasus yang Membelit IFS

Ismail Fahmi Siregar (IFS) sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) di Kota Padangsidimpuan. Namun, setelah menjabat, ia diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana, termasuk dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang merugikan masyarakat. Kejaksaan telah menetapkannya sebagai tersangka dan mengeluarkan surat perintah pencarian. Namun, hingga kini, keberadaan IFS masih menjadi misteri.Menurut sejumlah sumber, tindakan IFS tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan lokal. Banyak program pembangunan desa yang terhenti akibat penyalahgunaan anggaran yang dilakukannya. Hal ini semakin mempersulit masyarakat pedesaan yang seharusnya menikmati manfaat dari program-program pemerintah tersebut.

"Kami percaya kepada aparat penegak hukum, tapi masyarakat juga punya peran penting dalam membantu proses ini. Dengan hadiah ini, kami berharap semua orang yang memiliki informasi atau mengetahui keberadaan IFS bisa segera melapor," jelas Fahdriansyah.Ia juga mengingatkan bahwa Pemuda Pancasila tidak akan berhenti memperjuangkan keadilan bagi masyarakat. Komitmen ini merupakan bagian dari visi organisasi untuk menjaga integritas dan kebenaran di tengah masyarakat.

Respon Masyarakat dan Harapan KedepannyaPengumuman sayembara ini mendapatkan respon yang beragam dari masyarakat. Sebagian besar masyarakat Kota Padangsidimpuan memberikan apresiasi atas langkah yang diambil Fahdriansyah. Mereka menilai bahwa inisiatif ini menjadi bukti nyata keberpihakan Pemuda Pancasila terhadap masyarakat kecil yang kerap menjadi korban.

Fahdriansyah sendiri menegaskan bahwa hadiah Rp 100 juta tersebut akan langsung diberikan kepada siapa saja yang dapat memberikan informasi valid yang mengarah pada penangkapan Ismail Fahmi Siregar. Ia berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan integritas dalam pelaksanaan sayembara ini.Harapan Akan Keadilan yang Lebih Baik

Dengan langkah ini, Fahdriansyah Siregar tidak hanya menunjukkan kepemimpinannya, tetapi juga mengukuhkan posisi Pemuda Pancasila sebagai organisasi yang peduli terhadap masyarakat dan tegaknya hukum di Kota Padangsidimpuan. Keberhasilannya dalam mendorong penangkapan IFS akan menjadi bukti nyata bahwa keadilan masih bisa diperjuangkan.
(Mail hr)

Terkini