daerah

Emosi Pemimpin di Tengah Aksi Masyarakat Tanjung Sengkuang Menuntut Air Mengalir

Senin, 26 Januari 2026 | 10:12 WIB

Setelah BP Batam dipimpin oleh Walikota Batam (rangkap jabatan ) dan konsesi dengan ATB berakhir, pengelolaan Air bersih di pegang oleh BP Batam sendiri sedangkan pihak ketiga hanya sebatas kontraktor, sehingga dengan perubahan tersebut perlahan tapi pasti, penyuplai air bersih dibeberapa tempat terkendala.

*Timbul pertanyaan bagi kita masyarakat Batam apa kepentingan BP Batam Kembali mengelola Air bersih, sedangkan pelayanan semakin merosot*

Seharusnya BP Batam bagian unsur dari pemerintahan, menghitung akibat yang di timbulkan jika pengelolaan Air bersih terkendala, bukan sekedar menghitung keuntungan, mengingat air bersih adalah kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat. Jika tidak dikelola secara profesional akan berdampak kepada masyarakat, seperti paham dan mengerti tidak, berapa standar pompa air yang harus di siapkan, berapa Kaporit setiap bulan dipergunakan agar mutu air bersih standar.Jika hal seperti ini tidak dipahami inilah yang terjadi pelayanan kepada masyarakat tersendat.

Bukan air bersih itu yang penting mengalir tetapi mutu air bersih sudah sesuai dengan standar belum. Bp Batam jangan sampai hanya berharap mendapatkan keuntungan besar, tetapi pelayanan tidak maksimal.Oleh karenanya Pimpinan BP Batam harus mengkaji ulang untuk pengelolaan Air bersih Batam, sebab semakin hari penduduk Batam semakin bertambah dan kebutuhan air bersih bagi masyarakat semakin banyak, sementara beberapa DAM sudah tidak berfungsi, karena itu jika masalah air bersih tidak ditangani dengan serius, kedepannya Batam bisa krisis Air bersih, hal tersebut jangan sampai terjadi.

Ismail Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia ( IPJI ) Kepri.

Halaman:

Terkini

PT TSM Perkuat Perangi Stunting di Palembang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB