“Pemuda-pemudi dan pelajar di Tanjungbalai adalah orang-orang hebat. Semua memiliki potensi, tetapi masih ada yang terhalang ekonomi dan kurangnya pemberdayaan, khususnya di bidang riset, seni dan olahraga,” kata Faris.
Selain itu, Faris berharap Pemkot Tanjungbalai dapat memfasilitasi dirinya untuk menyosialisasikan hasil riset mengenai bahaya dan dampak doomscrolling kepada para pelajar dan masyarakat.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengapresiasi capaian yang diraih Ahmad Faris. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama Kota Tanjungbalai ke tingkat internasional.
“Saya ucapkan selamat kepada Adinda Ahmad Faris Hidayah yang telah meraih prestasi di tingkat internasional. Ke depannya semakin semangat untuk terus belajar, meneliti dan membuat karya-karya tentang edukasi bagi masyarakat,” ujar Mahyaruddin.
Wali Kota berharap prestasi tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi motivasi bagi pelajar serta pemuda lainnya di Kota Tanjungbalai untuk berani berprestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga dari prestasi ini bisa dikembangkan lagi agar dapat memotivasi para pelajar dan pemuda-pemuda di Kota Tanjungbalai,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Tanjungbalai Dewi Yanti turut menyampaikan apresiasi atas prestasi Ahmad Faris.
Ia mengucapkan selamat sekaligus terima kasih karena Faris telah membawa nama Kota Tanjungbalai dalam ajang internasional di Malaysia.