Komitmen Sabam Rajagukguk untuk mendengarkan jerit payah dan kebutuhan petani terpancar jelas dalam sambutannya. Beliau menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pengairan dan penyediaan sarana produksi modern merupakan fondasi utama agar para petani tidak lagi merasa berjuang sendirian dalam mengolah tanah kehidupannya.
Sinergi nyata dalam kegiatan ini melibatkan perwakilan kelompok tani dari sepuluh kecamatan, yaitu Porsea, Siantar Narumonda, Parmaksian, Bonatua Lunasi, Balige, Tampahan, Laguboti, Silaen, Sigumpar, hingga Uluan.
Kebersamaan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat ini memastikan program bantuan tidak berhenti pada seremoni belaka, tetapi menjelmakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh keluarga petani di Kabupaten Toba.