Menurut Tarmudzi, legalitas merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat, tertib, dan berkelanjutan.
“Dengan adanya landasan kelembagaan yang lebih jelas, sehingga dapat menjalankan pembinaan keagamaan secara lebih terarah dan bertanggung jawab. Jadikan SKT ini sebagai langkah awal untuk memajukan Majelis Taklim Silaturahmi dan memajukan umat serta masyarakat sekitarnya. Memperluas ilmu dan memajukan Islam. Jangan sampai perbedaan dalam persoalan yang bersifat persaudaraan, dan sebaliknya mari kita menghormati, saling menghargai, dan terus menjaga semangat Ukhuwah Islamiyah. Majelis taklim bukan hanya menambah ilmu agama, namun juga ruang menambah silaturahmi,” terangnya.
Acara juga dirangkai penyerahan tali asih serta
ceramah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Trio Ustadz dari Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Pematangsiantar.
Kegiatan dimeriahkan Gema Wahyu Ilahi serta penampilan nasyid dan hadroh.
Tampak hadir, anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Fraksi Gerindra (Komisi A) Gusmiyadi SE, anggota DPRD Provinsi Sumut Dr H Hefriansyah Noor SE MM, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agak (Kakanwil Kemenag) Sumut H Ahmad Qosbi SAg MM, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar Ahmadi Rahman,
Kepala Cabang Bank Sumut Syariah Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis, Pembina Yayasan Bumi Alquran Mangoba Siregar, Ketua PD Alwashliyah Pematangsiantar M Ishak Hutasuhut, Ketua PD Muhammadiyah Ir Sailan Nasution MM, Ketua PD Aisyiyah Hanifah Harahap, Majelis Taklim Batak Nauli Toba Balige, Majelis Taklim Arafah Tanjungbalai, Majelis Taklim Forsila Simalungun, Komunitas Bilal Mayit, Yayasan Muallaf Indonesia, Ustadz Armansyah Pasaribu, dan lainnya. (S.Sitorus).