• Rabu, 12 Agustus 2026

Jeritan Nelayan Dan Petani Ikan Di Kecamatan abung pekurun kabupaten Lampung Utara

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Jumat, 26 Desember 2025 | 14:12 WIB

Lampung Utara 25/12/2025.indonesia-monitoring.com


 Bendungan Way Rarem yang terletak di desa pekurun kecamatan abung pekurun Kabupaten Lampung Utara, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Permukaan waduk diperkirakan telah tertutup sekitar 90 persen oleh gulma jenis eceng gondok. Kondisi ini menyebabkan fungsi bendungan sebagai pengatur irigasi terganggu berat,

Para nelayan mengeluhkan kondisi ini, karena bendungan ini lah tempat mereka mencari rezeki dan menafkahi anak dan istri mereka. begitu pula petani kerambah apung terancam panen gagal akibat PH air yang kurang maksimal, mengakibat kan ikan kurang makan sering sekali mabok menimbulkan kerugian patal

Salah satu warga berinisial sardik mengungkapkan kepada awak media Bendungan sudah seperti bak mati suri Air tidak bisa mengalir karena tertahan padatnya enceng gondok. Saya sendiri merasakan,dulu di kala masih bersih dan masih banyak kerambah warga sempat merasakan manfaatnya terutama lapangan pekerjaan, sekarng lihat sendiri sudah kayak hutan belantara ucap nya.

Selain mematikan fungsi irigasi, populasi eceng gondok yang masif ini menyebabkan waduk pendangkalan secara cepat akibat pengendapan akar gulma. Dampak lain yang dirasakan warga adalah kualitas udara menurun drastis, berbau, dan menjadi sarang nyamuk penyakit.

eceng gondok dan gulma yang besar memang dapat menghambat transportasi udara dan menyumbat penyumbatan secara total, ungkap tim pengelolaan udara dalam keterangannya.

Masyarakat khususnya nelayan dan petani ikan sangat berharap pemerintah daerah segera melakukan normalisasi dan pembersihan sekala besar agar udara bendungan bisa kembali seperti dulu, karena inilah tempat wadah mereka menghidupi keluarga. SUNO HM

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

350 Personel, Nihil Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:03 WIB
X