Tebing Tinggi – indonesis-nonitoring. Com
LIRA Tebing Tinggi menyoroti penggunaan anggaran belanja bahan kimia di PDAM Tirta Bulian tahun 2025 yang nilainya mencapai Rp1,36 miliar. Sorotan tersebut disampaikan usai pelaksanaan rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Kota Tebing Tinggi dan pihak PDAM beberapa waktu lalu.
Sekretaris DPD LIRA Tebing Tinggi, Amarullah, Jumat (22/5/2026), menyampaikan pihaknya meminta adanya keterbukaan dan penjelasan terkait penggunaan anggaran bahan kimia dalam proses pengolahan air bersih.
“Kami meminta agar penggunaan anggaran bahan kimia dapat dijelaskan secara transparan kepada publik, termasuk terkait efektivitas penggunaannya dalam proses pengolahan air,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Amarullah, pihaknya menerima berbagai keluhan masyarakat terkait kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Selain itu, LIRA juga mengaku telah melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi pengolahan air milik PDAM Tirta Bulian pada Juli 2025.
Dari hasil peninjauan tersebut, kata dia, pihaknya memperoleh informasi dari sejumlah petugas lapangan mengenai penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahan air.
Namun demikian, informasi tersebut menurutnya perlu ditindaklanjuti melalui audit dan pemeriksaan oleh pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.