peristiwa

Jalinsum Pakkat–DoloksangguI Lumpuh Total Akibat Longsor

Rabu, 26 November 2025 | 12:06 WIB

Humbahas indonesia-monitoring.com

Akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Pakkat–Doloksanggul nyaris terputus setelah longsor besar terjadi di Dusun IV Batu Sendiri, Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Rabu (26/11/2025). Longsor yang memutus badan jalan itu dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Hingga kini, jalur utama tersebut belum dapat dilalui kendaraan sama sekali.

Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K., segera menginstruksikan personel Polres Humbahas untuk turun ke lokasi bersama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan instansi terkait. Upaya penanganan difokuskan pada pengamanan area, pembersihan material longsor yang memungkinkan dibersihkan, serta antisipasi terhadap longsor susulan yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Dipimpin Wakapolres Humbahas, Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si., personel Polres Humbahas bersama Kasat Lantas AKP Mantho Pandiangan dan Kasat Samapta AKP Samsudin Amri melakukan pengaturan arus kendaraan, penutupan jalur rawan, serta penjagaan ketat di titik longsor. Mereka juga bekerja bersama tim dari Pemkab Humbahas dan alat berat yang dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan.

Petugas turut memberikan imbauan kepada para sopir yang menunggu di Desa Parbotihan agar tidak berada terlalu dekat dengan lokasi longsor dan memilih tempat yang lebih aman. Hal ini dilakukan karena ruas jalan di Desa Sibuluan, Onan Ganjang, dilaporkan mengalami keretakan dan dikhawatirkan dapat menimbulkan longsor susulan.

Wakapolres Humbahas, Kompol Manson Nainggolan, menjelaskan bahwa kondisi jalur Pakkat–Doloksanggul sampai saat ini masih lumpuh total dan tidak ada jalur alternatif lain yang dapat digunakan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas. Ikuti instruksi petugas di lapangan. Saat ini cuaca masih ekstrem sehingga risiko longsor susulan cukup tinggi,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama Polres Humbahas dan instansi teknis terus berupaya melakukan pembersihan material dan stabilisasi tanah. Meski demikian, mereka mengingatkan bahwa proses pembukaan akses tidak dapat dilakukan secara terburu-buru karena harus memastikan kondisi benar-benar aman.

Masyarakat diimbau tetap waspada, berhati-hati, dan bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut hingga jalur kembali dinyatakan layak dilalui.
Panuturi.silaban.

Terkini

350 Personel, Nihil Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:03 WIB