peristiwa

Dapur Umum Dibuka, Bantuan Mengalir untuk 75 KK Terdampak Banjir di Paya Pasir Tebing Syahbandar..

Jumat, 28 November 2025 | 17:05 WIB

Tebing Syahbandar.indonesia-monitoring.com

Hujan yang tak kunjung reda selama tiga hari berturut-turut menyebabkan banjir melanda beberapa wilayah di Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai. Di Desa Paya Pasir, sedikitnya 75 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 350 jiwa terdampak langsung akibat luapan air yang merendam rumah dan menghentikan aktivitas warga sejak awal pekan.

Banjir yang menggenangi Dusun 1, 2, 3, 5, dan 7 ini memaksa pemerintah desa bersama aparat keamanan dan pihak swasta mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat. Kepala Desa Paya Pasir, Sarwono S.Sos., NL.P, pada Jumat (28/11/2025), langsung memerintahkan pembukaan dapur umum sebagai upaya memenuhi kebutuhan makan warga selama masa tanggap darurat.

Kades Sarwono turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan seluruh warga mendapatkan bantuan merata. Ia menegaskan bahwa dapur umum disiapkan untuk membantu warga yang tidak dapat beraktivitas akibat banjir berkepanjangan. “Prioritas kami adalah keselamatan dan kebutuhan dasar warga. Dapur umum ini untuk memastikan tidak ada satu pun warga yang kesulitan makan selama banjir,” ujarnya di sela kegiatan.

Tidak hanya pemerintah desa, aparat keamanan juga hadir memberikan dukungan. Bhabinkamtibmas Paya Pasir, Aiptu Bangun, turut berada di tengah masyarakat sejak pagi hingga sore, sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak. Kehadirannya disambut hangat oleh warga yang merasa terbantu di tengah kesulitan.

Selain dari pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas, bantuan juga datang dari pihak pengusaha setempat. Paket bahan makanan dan kebutuhan pokok dibagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi bencana. Para warga pun tampak lega dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian tersebut.

“Terima kasih kepada pak kades, Bhabinkamtibmas, dan para pengusaha. Bantuan ini sangat meringankan beban kami,” ujar salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir hingga setinggi lutut.

Bencana banjir yang terjadi ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan pihak swasta dalam penanganan bencana. Langkah cepat dan responsif dari semua pihak membuat masyarakat Paya Pasir merasa diperhatikan dan tidak dibiarkan menghadapi kesulitan seorang diri.

Dengan beroperasinya dapur umum dan mengalirnya bantuan, warga berharap kondisi segera membaik dan aktivitas dapat kembali normal setelah tiga hari terhenti akibat intensitas hujan yang tinggi.

Terkini

350 Personel, Nihil Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:03 WIB