Poso, Sulawesi Tengah | indonesia-monitoring.com —
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lore Lembah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mengakibatkan kerusakan parah pada ruas jalan provinsi yang menjadi akses utama penghubung antarwilayah. Kerusakan tersebut terjadi di ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Lore Timur dengan Desa Winowanga.
Kerusakan parah terjadi pada jalan provinsi berupa lubang besar di badan jalan serta runtuhnya bagian pinggir aspal, sehingga membahayakan pengguna jalan.
Informasi ini disampaikan oleh Edison, salah seorang warga Desa Winowanga, kepada awak media. Keluhan juga diperkuat oleh pernyataan M. Arsyad yang mewakili aspirasi masyarakat setempat.
Kondisi tersebut disampaikan kepada media pada Senin, 5 Januari 2026, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Lokasi kerusakan berada di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Lore Timur dengan Desa Winowanga, wilayah Lore Lembah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Menurut warga, kerusakan jalan dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan struktur jalan tidak mampu menahan debit air. Akibatnya, badan jalan tergerus, berlubang dalam, dan bagian pinggir aspal mengalami longsor.
Edison menjelaskan bahwa kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan dan berpotensi terputus total apabila tidak segera ditangani. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antara kecamatan dan desa. Jika terputus, maka distribusi barang dan jasa akan terhambat, aktivitas ekonomi masyarakat desa terhenti, serta menyulitkan akses warga menuju layanan kesehatan dan pendidikan.
“Ruas jalan ini sangat vital bagi masyarakat.
Kalau sampai terputus, dampaknya sangat besar bagi kehidupan warga,” ujar Edison.
Sementara itu, M. Arsyad berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat segera turun tangan. Ia meminta agar dilakukan tindakan cepat sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan risiko kecelakaan maupun keterisolasian wilayah.
“Diharapkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar segera melakukan perbaikan dengan cepat sebelum kondisi jalan semakin parah,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih mengandalkan kehati-hatian ekstra saat melintasi jalan tersebut sambil berharap adanya respons cepat dari pihak terkait demi keselamatan dan kelangsungan aktivitas masyarakat.