P.siantar,Indonesia Monitoring.com
Sangat memprihatinkan keberadaan pagar tembok pembatas PT Indo Rasa Prima, setinggi sekira tiga meter itu disinyalir rawan ambruk mengarah ke areal badan jalan SMK Negeri 2 itu.
Alasannya, terlihat dipermukaan tanah berdirinya hanya menunggu waktu saja apabila, pihak perusahaan tidak mencurahkan perhatiannya bahaya yang bisa mengancam pengguna jalan berkenderaan persis disisi tembok terutama para siswa dan para guru yang setiap hari melintasinya.
Masih tanggapan guru yang tak mau namanya ekspos, disebutnya pada saat upacarapun suara mesin pabrik terdengar ribut, seakan tak menghargai pihak sekolah tuturnya.
Disebut tembok pembatas pabrik dan sekolah terlihat rawan rubuh, alasannya saat genangan berlumpur berwarna di tusuk dengan sebatang ranting kayu terlihat terbenam sekitar 30 cm, tanah tersebut berair permukaannya, disinyalir rawan dapat merubuhkan tembok setinggi lebih kurang 3 meter itu. Ini
Jadi menurut salah seorang guru bahwa
struktur tanah menjadi berupa genangan air lumpur.Dan kejadian sudah pernah terjadi, tembok roboh dan air dari dalam pabrik masuk ke parit sekolah sehingga memutus akses jalan menuju sekolah.
Sehubungan dengan itu, wartawan IM mencoba konfirmasi ke pihak perusahaan ( 20/2/'26), namun belum dapat ditemui. Akan di upayakan
Investigasi lanjutan untuk kelengkapan bahan berita.(S.S).