peristiwa

Pemko Tanjungbalai Bungkam

Kamis, 21 Mei 2026 | 13:36 WIB

 

“Kami datang secara terbuka dan damai untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Tapi sangat disayangkan, tidak ada satu pun pejabat yang berani menemui kami. 

 

Kalau mendengar rakyat saja takut, bagaimana bisa menyelesaikan persoalan masyarakat?” tegas Andrean Hanif di tengah aksi.

 

Menurutnya, ketidakhadiran pejabat pemerintah memperlihatkan adanya sikap saling lempar tanggung jawab di internal pemerintahan. Ia menilai pejabat Pemko lebih memilih menghindar dibanding memberikan penjelasan kepada masyarakat.

 

“Gedung ini dibangun dari uang rakyat, bukan milik pribadi pejabat. 

 

Sangat ironis ketika rakyat datang membawa aspirasi, yang didapat justru pintu tertutup dan sikap bungkam,” lanjutnya.

Situasi di depan kantor Pemko sempat memanas akibat kekecewaan massa yang merasa diabaikan. 

 

Meski demikian, aksi tetap berlangsung kondusif di bawah pengawasan aparat keamanan.

Hingga aksi berlangsung, pihak Pemerintah Kota Tanjungbalai belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan tidak adanya pejabat yang menemui massa demonstran.

 

Halaman:

Terkini

350 Personel, Nihil Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:03 WIB