Padang Lawas,
Indonesia-monitoring.com.
Indonesiamonitoring.com
Dalam melaksanakan program Kapolri, Polsek Barumun jajaran Polres Padang Lawas lakukan penanaman 100 pohon tanaman keras dan 1000 pohon bambu di bantaran Daerah Alir Sungai (DAS) Sungai Aek Paringgonan Desa Paringgonan dan Sungai Aek Jorbing Desa Matondang Kecamatan Ulu Barumun, Rabu, 23 Agustus 22023.
Penanaman 100 pohon tanaman keras seperti Durian, Mangga dan Ekaliptus berawal dari Kantor Camat Kecamatan Ulu Barumun yang langsung di Pimpin Kapolsek Barumun AKP Miptahuddin Harahap SE dihadiri langsung Camat Damhuri Daulay bersama Staf, Personil Koramil 08 Barumun Peltu M Hubban Daulay , Kepala Desa Paringgonan Irham Ali Munandar Hasibuan dan prangkat Desanya juga Kepala Desa Mantondang Syahwil Daulay bersama perangkat dan Tokoh Masyarakat Desanya.
Kapolsek Barumun AKP Miptahuddin Harahap SE kepada Awak Media ini menjelaskan bahwa kegiatan penanaman 100 pohon secara simbolis tanaman keras di Kantor Camat Kecamatan Ulu Barumun baru di lanjutkan penanaman 1000 pohon bambu ke DAS Sungai Aek Paringgonan dan Sungai Aek Jorbing.
Dikatakannya, penanaman 1000 pohon bambu ini kita lakukan sebagai upaya mencegah terjadinya erosi bila saat saat musim penghujan, disamping itu pohon bambu juga mampu menahan sumber mata air, selain itu pohon bambu juga termasuk tanaman produktif yang nantinya bisa di manfaatkan untuk kerajinan, jelas Miptahuddin.
Semoga kedepan Pemerintahan Desa Paringgonan dan Desa Matondang bisa memelihara dan melanjutkan program penanaman pohon bambu ini, apalagi Sungai Aek Paringgonan dan Sungai Aek Jorbing termasuk sungai yang rawan banjir untuk wilayah Ulu Barumun. Pungkas Miptahuddin.
Kepala Desa Matondang Syahwil Daulay usai melakukan penanaman pohon bambu di DAS Aek Jorbing bersama rombongan kepada Awak Media juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Polres Padang Lawas melalui Polsek Barumun yang telah memberikan waktunya untuk ikut bersama warga, bergotong royong melakukan penanaman pohon bambu.
-
Semoga gerakan penanaman pohon bambu ini, dapat kami tindaklanjuti dan kami pelihara sehingga kedepannya bantaran sungai Aek Jorbing dan Sungai Aek Paringgonan selamat dari ancaman erosi dan yang paling mendorong semangat masyarakat adanya pluang usaha kerajinan, terang Syahwil. (Bonardon)