• Kamis, 20 Agustus 2026

TNI bersama Forkopimda Boyolali Turun Tangan Bersihkan Waduk Cengklik, Wujudkan Kota ASRI dan Wisata Bebas Sampah

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Sabtu, 14 Februari 2026 | 22:09 WIB

Boyolali –indonesia-monitoring.com

Semangat mewujudkan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) kembali digaungkan di Kabupaten Boyolali. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Boyolali menggelar kegiatan korve gerakan bersih sampah di kawasan wisata Honai Waduk Cengklik, Desa Senting, Kecamatan Sambi, Sabtu (14/02/26). Aksi serupa juga dilaksanakan di sejumlah titik kota sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan ruang publik.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas di Sentul, Bogor, 2 Februari 2026, yang menekankan pentingnya penguatan budaya kebersihan, penanganan sampah secara serius, serta penertiban visual kota seperti reklame, baliho, dan kabel-kabel semrawut. Komitmen tersebut diterjemahkan langsung oleh jajaran Pemkab Boyolali bersama TNI dan Polri dengan turun ke lapangan, memegang sapu dan karung, bekerja bakti bersama masyarakat.

Bertindak sebagai pimpinan apel, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menegaskan bahwa gerakan Indonesia ASRI merupakan komitmen bersama dalam mendukung penuh arahan Presiden. “Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga pelajar sangat penting dalam menumbuhkan budaya bersih di ruang-ruang publik,” tegasnya.

Fokus kegiatan di kawasan Waduk Cengklik yang menjadi salah satu ikon wisata Boyolali ini mencakup dua sasaran utama, yakni pembersihan sampah wisata serta penanganan populasi eceng gondok yang mulai mengganggu ekosistem dan aktivitas pariwisata. Untuk pembersihan eceng gondok, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengerahkan excavator amfibi guna mempercepat proses normalisasi area waduk.

Forkopimda Boyolali juga menyampaikan apresiasi kepada BBWS Bengawan Solo atas kolaborasi dalam pengelolaan waduk sebagai aset publik yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat sekitar. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah.

“Pemerintah Kabupaten Boyolali berkomitmen untuk terus menguatkan gerakan kebersihan melalui edukasi, kolaborasi lintas sektor, dan pengawasan berkelanjutan di ruang-ruang publik,” pungkas Kapolres. Melalui gerakan nyata ini, Boyolali menunjukkan langkah konkret menuju daerah yang bersih, sehat, dan semakin membanggakan.

(Agus Kemplu)

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Iptu Toman Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Sergai

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:06 WIB
X