Di kesempatan yang sama, Wakil Kepala Biro Kedokteran dan Bedah Angkatan Laut Amerika Serikat Laksamana Muda David M. Buzzetti menegaskan Pacific Partnership bertujuan membangun kemampuan masyarakat dalam merespons berbagai kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Menurutnya, latihan bersama tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas komunitas melalui pelatihan kesehatan, dukungan teknis, serta manajemen kebencanaan, sekaligus mempererat komunikasi dan kolaborasi antara Indonesia, Amerika Serikat, dan negara-negara mitra lainnya.
“Kami ingin membangun komunitas yang lebih tangguh dan memperkuat kerja sama sebagai satu tim sehingga mampu memberikan respons yang lebih cepat dan lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa depan,” ujarnya.
Melalui Pacific Partnership 2026, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Indonesia dan negara-negara mitra dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, memperkuat pelayanan kesehatan, serta mempererat persahabatan dan kerja sama internasional demi mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang aman, tangguh, dan sejahtera.
Kegiatan ini dirangkai dengan penyematan tanda latihan kepada perwakilan peserta oleh Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI, Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., C.Fr.A., bersama Wakil Kepala Biro Kedokteran dan Bedah Angkatan Laut Amerika Serikat David Buzzeti (US Navy) serta dilanjutkan dengan ramah di Gedung GOR Pandan.
Turut hadir dalam upacara tersebut antara lain Asisten Intelijen Koarmada II yang mewakili Panglima Komando Armada II, Kolonel Laut (P) Suryadi Permana Malay; Komandan Korem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf. Iwan Budiarso; Kepala Kantor Basarnas Nias Bapak Putu Arga Sudjarwadi, S.H.,M.M, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik; Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing; Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Drs.
Binsar TH Sitanggang, M.SP.; tim serta delegasi Pacific Partnership dari Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jerman, dan Singapura. unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Kota Sibolga, perwakilan perbankan, instansi vertical, para pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh peserta latihan.