Meski memberikan apresiasi, KAKI Jatim memastikan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap institusi kepolisian.
Hosen mengatakan kritik dan apresiasi merupakan dua hal yang dapat berjalan beriringan. KAKI Jatim tetap memberikan apresiasi terhadap capaian yang dinilai positif, namun tetap akan menyampaikan kritik apabila terdapat kebijakan atau pelayanan yang perlu diperbaiki.
"Apresiasi bukan berarti kami berhenti melakukan kontrol. Kalau baik kami apresiasi, kalau ada yang perlu diperbaiki tentu kami sampaikan. Prinsipnya objektif dan berdasarkan fakta," ujarnya.
Hosen berharap Polda Jatim terus mempertahankan kinerja positif, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
"Kami berharap Kapolda Jatim terus memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat Jawa Timur. Apalagi jika pimpinan Polri memberikan amanah yang lebih tinggi, KAKI Jatim tentu mendukung berdasarkan rekam jejak dan kinerja.
Diketahui sebelumnya, Kapolda yang resmi naik pangkat menjadi perwira tinggi bintang tiga (Komisaris Jenderal Polisi) adalah Komjen Pol Asep Edi Suheri saat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya pada Mei 2026, serta Komjen Pol Rudi Setiawan yang naik pangkat saat bertugas sebagai Kapolda Jawa Barat pada Juni 2026," pungkas Moh Hosen. (Redho)