• Rabu, 19 Agustus 2026

Wali Kota menyerahkan SK kepada Penerima Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni TA 2024.

.
Administrator, Indonesiamonitoring.com
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 14:21 WIB

Wali Kota menyerahkan SK kepada Penerima Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni TA 2024.

P.siantar,indonesia monitoring.com/APPI
-

Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA mengaku bahagia karena bisa menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layah Huni Tahun Anggaran (TA) 2024 kepada 25 kepala keluarga (KK). Apalagi penyerahan SK menjelang Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

"Semoga ini menambah kegembiraan kita di dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79," sebutnya dalam sambutannya di acara Penyerahan SK kepada Penerima Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni TA 2024, di Ruang Data Pemko Psiantar, Kamis (15/08/2024).

dr Susanti menerangkan, Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni  merupakan program Pemerintah Kota (Pemko) Psiantar.

"Untuk tahun ini, penerimanya sebanyak 25 rumah dengan dana masing-masing rumah Rp20 juta," sebutnya.

dr Susanti memahami, yang Rp20 juta belum mencukupi untuk membangun rumah. Namun ia berharap bantuan tersebut bisa membantu mewujudkan sebuah rumah layak huni dan sehat.

Menurut Susanti, ketika berinteraksi dengan masyarakat, ia menerima masukan agar program bantuan tersebut tetap dilaksanakan, dan kalau boleh diperbanyak.

"Bapak/Ibu penerima bantuan hari ini berbahagia dan diberi kesempatan  mewujudkan rumah layak huni. Selanjutnya, akan lebih banyak lagi rumah direhabilitasi," jelasnya.

Kepada seluruh penerima bantuan,  Susanti memohon agar mendoakan Pemko Psiantar semoga dalam bekerja diberi kesehatan serta dapat menjalankan program pemerintahan dengan sebaik-baiknya.

"Ini merupakan program Pemko Psiantar untuk mengurangi kawasan kumuh di Kota kita tukasnua.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Pemko Psiantar Ir Christina Risfani Sidauruk dalam laporannya menyampaikan penerima bantuan rehabilitasi rumah layak huni TA 2024 sebanyak 25 KK.

Dilanjutkannya, di dalam SK Wali Kota Psiantar yang diserahkan, tercantum 25 calon penerima bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (bedah rumah), yang telah diverifikasi tim lapangan Dinas PKP Kota Psiantar, sehingga bantuan tersebut akan tepat sasaran.

Sementara itu, Ningsih salah seorang penerima bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni TA 2024 mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diterimanya.

Warga Kelurahan Tomuan Kecamatan Sianțar Timur tersebut mengaku rumah yang dihuni bersama keluarganya sudah sangat membutuhkan rehabilitasi, dengan kondisi atap rumah yang bocor sehingga jika hujan turun, airnya masuk ke rumah.

"Dengan bantuan ini, kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Wali Kota. Semoga ke depannya Kota Siantar di bawah kepemimpinan Susanti semakin maju dan berkembang," tandasnya.

Terpisah, Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua ditemui usai acara menyampaikan proses administrasi terkait bantuan yang diperoleh warganya tidak dikenakan biaya.

"Tidak ada, semua gratis dalam pengurusan administrasi.  Pengurusan kita permudah. Itu yang selalu disampaikan oleh Wali Kota, agar tidak ada pengutipan liar," tegasnya. (SSitorus)

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

PT TSM Perkuat Perangi Stunting di Palembang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB
X