PANDAN-indinesiamonitoring. Com
Orang tua bayi berusia enam bulan yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, membantah keras adanya permintaan donasi yang beredar melalui media sosial Threads.
Jumadi (33) bersama istrinya, Nursetia Panggabean (32), warga Lorong VIII, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, menegaskan tidak pernah meminta bantuan maupun donasi kepada masyarakat, baik melalui keluarga, kerabat maupun media sosial.
Keduanya bahkan menyatakan kecewa karena kondisi anak mereka yang sedang sakit diduga dimanfaatkan oleh oknum untuk menggalang dana menggunakan QRIS atas nama Mak Mutiara, untuk kepentingan pribadinya.
“Ini tidak benar. Kami tidak pernah meminta bantuan apa pun, terlebih lagi melalui media sosial. Kami juga tidak kenal siapa pemilik akun erin_12ar itu,” tegas Jumadi saat memberikan klarifikasi di RSUD Pandan, Selasa 18 Agustus 2026
Menurut Jumadi, anaknya yang bernama Mutiara saat ini berusia enam bulan dan sedang menjalani perawatan akibat meningitis dan pneumonia. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pemilik akun untuk membuat unggahan seolah-olah berasal dari keluarga pasien.
Jumadi meminta pemilik akun Threads erin_12ar segera menghentikan perbuatannya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak percaya terhadap unggahan tersebut dan tidak mengirimkan uang ke rekening maupun QRIS yang dicantumkan dalam unggahan.
“Jangan ada yang mengirim uang atau bantuan ke nomor rekening atau QRIS tersebut. Kami tidak pernah meminta. Saya sangat kecewa karena penyakit anak saya dijadikan alasan untuk meminta uang kepada orang lain,” ujarnya.