Sementara itu, ditempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, S.Kep., Ns., M.Kes., AKK, turut menyayangkan beredarnya unggahan tersebut.
Ia menilai tindakan memanfaatkan kondisi seorang anak yang sedang sakit untuk kepentingan penggalangan dana tanpa sepengetahuan keluarga merupakan perbuatan yang sangat tidak manusiawi.
“Ini sangat kita sayangkan. Jangan penderitaan orang lain dijadikan sebagai mata pencarian,” tegas Lisnawati.
Menurutnya, sejak menjalani perawatan di RSUD Pandan, Mutiara terus mendapat perhatian dan pemantauan dari tenaga medis.
“Kita terus mengawasi perkembangannya melalui dokter spesialis dan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien maupun orang tuanya,” katanya.
Lisnawati memastikan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan akan terus memantau kondisi Mutiara dan mengambil langkah yang diperlukan sesuai perkembangan medis pasien.
Hal senada juga disanpikan Lurah Sarudik, Rimsan Magdalena Sitompul, juga menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut.