• Rabu, 19 Agustus 2026

Monitoring Sembari Penyerahan secara simbolis Bantuan Pangan CBP Tahap III Tahun 2024. 

.
Administrator, Indonesiamonitoring.com
- Senin, 19 Agustus 2024 | 11:37 WIB

Monitoring Sembari Penyerahan secara simbolis Bantuan Pangan CBP Tahap III Tahun 2024.

P.siantar,indonesia monitoring.com/APPI
-

Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA memonitoring sembarig menyerahkan secara simbolis Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahap lll di  PSiantar, Jalan Sutomo, Senin (19/08/2024).

Pemerintah melalui Bulog menyalurkan bantuan pangan beras CBP kepada 16.405 keluarga penerima manfaat (KPM) di Pv cintasiantar. Setiap KPM menerima 1 karung beras kemasan 10 kilogram.

Di lokasi penyaluran bantuan, dr Susanti berinteraksi dengan warga yang mengantri.

dr Susanti mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Psiantar sangat mengapresiasi bantuan pangan yang diprakarsai Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerjasama dengan Bulog sebagai penyedia, dan Kantor Pos sebagai transporter atau penyalur.
dr Susanti berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat di tengah situasi ekonomi saat ini. Dan tentunya bantuan ini harus tepat sasaran.

Di hadapan para KPM, dr Susanti menekankan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Psiantar Drs L Pardamean Manurung, dan Executive Manager Kantor Pos Cabang Psiantar Dodi Pulungan, serta Kepala Perum Bulog Psiantar Matius Sitepu, agar penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, dr Susanti mengatakan penyaluran bantuan untuk Kota Psiantar terbagi untuk 53 kelurahan di 8 kecamatan dengan total 16.405 KPM.

Sementara itu Executive Manager Kantor Pos Cabang Psiantar Dodi Pulungan mengatakan proses penyaluran dilaksanakan di Kantor Pos Psiantar.

"Kita berharap bantuan ini dapat dipergunakan dengan baik,” katanya seraya menerangkan proses penyaluran mulai penyerahan berkas hingga menerima bantuan.

Menurut Dodi, masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima, dapat mengambil bantuan dengan membawa KTP dan surat pemberitahuan.

“Jika surat pemberitahuannya hilang, tetap bisa mengambil karena namanya sudah ada di dalam draf penerima. Dan jika yang bersangkutan tidak bisa mengambil, orang yang di dalam satu KK (Kartu Keluarga) dengannya bisa datang mewakili untuk mengambil bantuannya,” jelas Dodi.

Senada Kepala Perum Bulog Psiantar Matius Sitepu menjelaskan, beras bantuan tersebut tidak dapat diperjualbelikan. (S.Sitorus).

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

PT TSM Perkuat Perangi Stunting di Palembang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB
X