Padang Lawas, SUMUT
Indonesia-monitoring.com
Ratusan tenaga honorer yang telah mengabdi belasan tahun di berbagai instansi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) menuntut agar mereka diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu dengan cara melakukan aksi Unjuk Rasa (Unras) damai di Halaman Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Padang Lawas, Selasa 14 Januari 2025.
Kegiatan aksi Unras yang mereka gelar di dua tempat tersebut di hadiri delapan ratusan honorer berstatus R2 dan R3 tergabung dalam wadah Forum Honorer Indonesia ( FHI) Kabupaten Padang Lawas yang di Komandoi koordinator aksi sekaligus penanggung jawab Harkan Siregar dan Hendri Aswin Hasibuan menyampaikan tujuh aspirasi.
Dimana aspirasi pertama, mereka meminta kepada BKN dan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas supaya mengangkat seluruh tenaga honorer yang telah terdata dalam data base BKN, khususnya bagi peserta yang telah mengikuti seleksi penerimaan PPPK tahap 1 tahun 2024 beberapa waktu lalu, dan tidak berhasil lulus pada kegiatan seleksi itu ( R2 dan R3), supaya diangkat menjadi PPPK ( Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) penuh waktu.
Ke dua, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas supaya tenaga honorer terdata dalam data base BKN berstatus R2 dan R3 untuk tidak di rumahkan, dan di berhentikan sampai diangkat resmi menjadi PPPK penuh waktu.
Ke tiga, menolak keras Pemerintah Kabupaten Padang Lawas untuk mengadakan seleksi perekrutan CPNS sebelum honorer R2 dan R3 diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Ke empat, meminta kepada DPRD Palas supaya melaksananan kegiatan RPD (Rapat Dengar Pendapat) dengan BKPSDM ( Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Palas terkait perekrutan PPPK tahun anggaran 2024 di Palas.
Ke lima, mendesak untuk segera disahkan RPP ( Rencana Peraturan Pemerintah) manajemen ASN, turunan undang - undang nomor 20 tahun 2023, tentang ASN dan mengakomodasi honorer data base BKN R2 dan R3 dalam sistem penuh waktu.
Ke enam, mendesak diterbitkannya Keputusan Presiden ( Kepres) pengangkatan tenaga non - ASN data base BKN R3 ke PPPK penuh waktu.
Dan yang ke- tujuh, meminta agar segera merepisi undang - undang nomor 1, tahun 2022 tentang keuangan Pemerintah Pusat tentang aturan 30 persen belanja pegawai.
Saat Unras di Kantor Bupati, Sekda Palas Arpan Nasution langsung hadir menanggapi aspirasi mereka dan mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas akan berupaya untuk memperjuangkan aspirasi dari ratusan pegawai honorer Palas R2 dan R3 itu. Ia juga mengakui bahwa para honorer itu, adalah pegawai yang telah lama mengabdi atau bekerja di jajaran lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas. Dan bahkan, sebutanya, ada yang telah mengabdi sejak tahun 2008, 10 hingga 15 tahun yang lalu.
Lebih lanjut Arpan mengatakan harapannya agar ( Honorer R2 dan R3) diangkat menjadi PPPK, namun karena regulasi dan anggaran. Kita harus tetap patuh pada regulasi dan keputusan yang di keluarkan, dalam hal ini KemenPAN RB yang saat itu Sekda turut didampingi Plt Kepala BKPSDM Palas Drs. Amir Soleh Nasution dan Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Penilaian Kerja Aparatur, Abdul Hakim Harahap.
Dan sebelumnya juga, Sekda Arpan Nasution menyatakan BKPSDM Palas akan siap mengahadiri RPD apabila di panggil resmi oleh DPRD Palas, terkait perekrutan atau seleksi penerimaan PPPK Pemkab Palas tahun 2024 lalu, sesuai tuntunan pada poin ke empat, para pegawai honorer yang melaksanakan aksi unras damai tersebut.
Terpisah, saat di kantor DPRD Palas, wakil Ketua Komisi A DPRD Palas Gontar Halomoan Harahap menyambut baik aksi unras damai ratusan pegawai honorer Pemkab Palas itu.
Dikatakannya, keseluruhan tuntutan aspirasi yang disampaikan para pengunjuk rasa tersebut termasuk yang menyangkut kewengan DPRD Palas, telah diterima pihaknya. Selanjutnya aspirasi itu akan disampaikan kepada Pimpinan DPRD Palas untuk ditindak lanjuti bersama.
,"Tadi saya dengar sahabat - sahabat sekalian meminta kita dengan dinas terkait untuk melaksanakan RDP. Saya ketua komisi A yang membidangi pemerintahan akan mengundang SKPD terkait, agar kita laksanakan RPD terkait perekrutan PPPK tahun 2024," tandas Ketua Komisi A DPRD Palas Achyar Hidayat Hasibuan sebelumnya.
Aksi unras damai ratusan tenaga honorer Pemkab Palas di kantor Bupati dan kantor DPRD Palas tersebut berjalan tertib dan aman mendapat pengawalan dari Aparat Kepolisian dan TNI AD dari Polres Palas, dan Koramil 08, jajaran Kodim 0212 Tapanuli Selatan.(Bonardon)
Ket foto : Saat Ratusan pegawai honorer Pemkab Palas melaksanakan aksi unras damai di halaman Kantor DPRD Palas, Selasa ( 14/1).