• Jumat, 14 Agustus 2026

Kerja Bakti Sosial Santri Buniyan di Telajung

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Rabu, 17 Desember 2025 | 08:52 WIB

Bekasi.indonesia-monitoring.com
Rabu, 17 Desember 2025

Pondok Pesantren Buniyan Indonesia melaksanakan kegiatan kerja bakti sosial di wilayah Telajung, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, tepatnya di lingkungan Perumahan Grand Mutiara Gading. Kegiatan ini melibatkan para siswa dan siswi pondok pesantren sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kepedulian sosial.


Kegiatan yang dilakukan berupa kerja bakti sosial membersihkan lingkungan perumahan warga. Para santri bergotong royong membersihkan jalan, saluran air, serta area fasilitas umum di sekitar lingkungan pondok pesantren dan permukiman warga.


Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan siswi Pondok Pesantren Buniyan Indonesia, didampingi para ustadz, termasuk Ustadz Dandi selaku pembina kegiatan. Warga Perumahan Grand Mutiara Gading turut menyambut positif dan mendukung pelaksanaan kerja bakti tersebut.


Kerja bakti dilaksanakan di wilayah Telajung, khususnya di 12 RT yang berada di lingkungan Perumahan Grand Mutiara Gading, lokasi berdirinya Pondok Pesantren Buniyan Indonesia.


Kegiatan berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, bertepatan dengan masa libur kegiatan belajar mengajar setelah para santri menyelesaikan ujian sekolah dan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).


Menurut Ustadz Dandi, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan, menanamkan rasa tanggung jawab, serta meningkatkan kepedulian para santri terhadap kebersihan dan lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman, sehingga penting ditanamkan sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan agar masa libur sekolah tidak diisi dengan kegiatan yang tidak bermanfaat.


Setelah rangkaian kegiatan LDKS dan ujian selesai, pihak pondok pesantren mengarahkan para santri untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan positif. Para siswa dibagi ke beberapa kelompok dan disebar ke 12 RT untuk melakukan kerja bakti bersama. Dengan penuh semangat, mereka membersihkan lingkungan sekitar sambil belajar bekerja sama dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Ustadz Dandi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter. “Jangan jadikan hari libur sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Isi dengan kegiatan yang bermanfaat dan positif, baik untuk diri sendiri, lingkungan sekolah, maupun masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan kerja bakti sosial ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi generasi muda, sekaligus mempererat hubungan antara Pondok Pesantren Buniyan Indonesia dengan masyarakat sekitar.

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

PAMI Desak Usut Tuntas Pungli dan Polemik ASN "R"

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:17 WIB
X