Tapanuli Tengah—Indonesia monitoring. Com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat realisasi dan penggunaan Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp123,727 miliar sebagai instrumen anggaran untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan masyarakat pascabencana.
Hal itu disampaikan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH pada hari Rabu , 12 Agustus 2026, Ia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menyadari bahwa percepatan realisasi TKD merupakan kebutuhan mendesak. Anggaran tersebut harus segera diterjemahkan menjadi pekerjaan, pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Namun demikian, percepatan tersebut akan tetap dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, tepat guna, tepat sasaran, transparansi dan akuntabilitas.
Tapteng Masih Menghadapi Bencana Susulan
Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan salah satu daerah yang terdampak berat akibat bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025.
Setelah bencana utama tersebut, Tapanuli Tengah kembali mengalami sejumlah bencana susulan, antara lain pada 11 Februari 2026, 17 Februari 2026, April dan Mei 2026 dan 14 Juli 2026.