• Rabu, 12 Agustus 2026

Tinjau Banjir di Sipange, Bupati Masinton Pasaribu Instruksikan Normalisasi Sungai dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Senin, 3 Agustus 2026 | 10:08 WIB

 

TAPANULI TENGAH –indonesia-monitoring

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH., MH., meninjau langsung lokasi banjir di Kelurahan Sipange Kecamatan Tukka pada Minggu 2 Agustus 2026. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan penanganan darurat bencana berjalan cepat, tepat sasaran, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak.

 

Banjir yang melanda kawasan tersebut dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan meluapnya aliran Sungai Silaga-laga Kelurahan Sipange hingga menggenangi sejumlah permukiman warga.

 

Di sela-sela peninjauannya, Bupati Masinton Pasaribu menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah bergerak cepat melakukan penanganan darurat melalui normalisasi sungai. Ia telah menginstruksikan agar alat berat segera didatangkan ke lokasi guna mempercepat proses pengerjaan agar aliran sungai dapat kembali berfungsi secara optimal.

 

"Secepatnya harus dilakukan normalisasi. Alat berat harus segera kita datangkan agar penanganan dapat berjalan maksimal," tegas Bupati.

 

Selain normalisasi, Pemkab Tapanuli Tengah juga akan melaksanakan pengerukan Sungai Sipange untuk mengembalikan kapasitas daya tampung aliran sungai serta meminimalisasi potensi banjir berulang. Dalam penanganan jangka panjang, Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum terkait rencana pembangunan sabo dam di wilayah hulu Sungai Sipange guna menahan material dan mengendalikan debit air.

 

"Kita tangani terlebih dahulu wilayah hulu, kemudian kawasan permukiman. Dengan demikian, air yang datang dari atas tidak langsung menggenangi rumah-rumah warga," tambahnya.

 

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X