Menurutnya, perubahan budaya kerja aparatur menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, setiap ASN dituntut memahami tugas dan tanggung jawabnya sekaligus memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Untuk memperkuat penerapan nilai-nilai tersebut, Mahyaruddin meminta seluruh ASN di lingkungan Pemko Tanjungbalai memiliki semangat “Bangga Melayani Bangsa”.
Semangat tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui kerja yang penuh tanggung jawab, pelayanan yang berkualitas serta kehadiran pemerintah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setiap ASN Pemko Tanjungbalai harus memiliki semangat ‘Bangga Melayani Bangsa’, yaitu bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Mahyaruddin mengatakan, penerapan BerAKHLAK diharapkan dapat memperkuat karakter ASN sebagai pelayan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah. Menurutnya, tantangan pemerintahan saat ini tidak dapat diselesaikan secara sektoral, sehingga diperlukan kerja sama dan koordinasi yang kuat antar-OPD.
“Dengan penguatan Core Values BerAKHLAK, Pemerintah Kota Tanjungbalai berkomitmen untuk terus menghadirkan aparatur yang berintegritas, responsif serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.
Launching penerapan ASN BerAKHLAK di lingkungan Pemko Tanjungbalai ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh perwakilan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).