Indonesia-monitoring.com-Sergai.
Masyarakat yang jauh-jauh datang dari beberapa kecamatan warga harus berangkat dari rumah sekira pukul 06:00Wib dengan harapan biar sampai di kantor Dukcapil sekitar 08:00Wib nantinya supaya urusan surat-surat siap hari itu juga, untuk dalam pengurusan surat-surat kependudukan seperti KK, KTP, Akte Nikah, Akte Kelahiran Akte Kematian semua persyaratan sudah lengkap dari desa maupun kecamatan dan berkas uda masuk di Dinas Kependudukan Kabupaten Serdang Bedagai Prov.Sumut membuat warga kecewa yang uda seharian menunggu eh, tahu-tahu ketika di tanya pengambilan dokumen cuma memberi jawaban Lampu mati (PLN). Pada hal Gengset ada jawab warga pada pegawai capil,"tuturnya
"Lanjut Warga yang tidak mau di sebut namanya dalam pemberitaan ketika awak media bertanya di kanti,"ibu kok marah-marah siapa ngak marah pak coba kalau bapak jadi aku katanya berkas ku nanti siap kita tunggu dari pagi sampai waktu yang di tentukan pegawai capil itu, tahu-tahu kita tanya balik bu uda siap berkas ku ngak bu dengan gampang memberi jawaban lampu mati, coba bapak pikir jawaban apa gitu pak" harusnya pemerintah ini harus berpikir jangan semua kecamatan di kumpulkan kantor kabupaten ini, biar tahu pak satu orang aja memakan biaya ongkos pergi balik kekantor dukcapil ini 100 rb, coba bapak 2 orang 200 rb itupun ngak siap dalam pengurusan bukan bisa diwakilkan satu orang contoh akte nikah harus datang suami istri pada hal uda jelas surat yang menyatakan dan foto gandeng, pada hal di samping kantor itu ada saya lihat mesin gengset kalau PLN mati itu lah di fungsikan supaya warga jangan sampai kecewa sembari awak media meniru percakapan warga,"ucapnya sekira pukul 15:00Wib, Selasa (8/10/2024)
Sabungnya,"warga saya berharap kepada Bupati Serdang Bedagai H.Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan kami masyarakat yang jauh dari kantor Dukcapil supaya di setiap kantor kecamatan aja lah dalam pengurusan surat-surat dengan Monto Dambaan"Mewujudkan Serdang Bedagai MAJU TERUS (Mandiri, Sejahtera dan Religius), Tanah Bertuah Negeri Beradat, semua cuma tulisan semata aja itu pak mengakhiri pembicaran kepada awak media,"tutpnya
Ketika awak media mau konfirmasi kepada kadis Dukcapil Selamat Hartono melalui seluler/Wa tidak ada respon sampai pemberita ini terbit.(dy)