daerah

Wali Kota Pematangsiantar diwakili Sekda Junaedi Antoni menghadiri Gladi Kesiapsiagaan Bencana.

Kamis, 15 Mei 2025 | 08:23 WIB

P.siantar,Indonesia Monitoring.com
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama instansi terkait siap siaga bencana. Salah satunya, dengan mengikuti Gladi Kesiapsiagaan Bencana Kota Psiantar Tahun 2025. Gladi digelar di Lapangan Brimob Kompi 2B, Jalan Ahmad Yani Psiantar.

Wali Kota Psiantar Wesly Silalahi SSH MKn dalam amanat tertulisnya dibacakan inspektur upacara Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi menyampaikan Pemerintah Indonesia telah menetapkan Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana  menekankan, penanggulangan bencana tidak hanya terpaku pada tahap tanggal darurat/respon saja. Tetapi  mencakup tahap prabencana (kesiapsiagaan) dan pascabencana (pemulihan).

"Bencana bisa datang kapan saja, di mana saja, tanpa bisa diprediksi, dan tidak ada satu pun manusia yang bisa menghindarinya," katanya.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam mengurangi resiko dan meminimalisir dampak negatif dari bencana.

"Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau instansi terkait, tetapi merupakan tanggung jawab dan urusan kita bersama, setiap individu," sebutnya.

Masih kata Junaedi, kini kita dihadapkan kepada kondisi alam dan perubahan iklim ekstrim secara global, nasional, dan sektoral. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana, terutama bencana hidrometeorologi banjir, tanah longsor, dan puting beliung.

Karakteristik topografi Kota Pematangsiantar yang menjadi bagian dari wilayah negara Indonesia tidak terlepas dari ancaman bencana alam, terutama bencana hidrometeorologi banjir, tanah longsor dan puting beliung.

Dilanjutkannya, Gladi Kesiapsiagaan Bencana merupakan bagian penting dari upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana, baik bencana  disebabkan alam, non alam, maupun bencana sosial yang disebabkan oleh ulah manusia.

"Melalui gladi ini, kita diingatkan tentang pentingnya memiliki sikap waspada dan responsif terhadap potensi bencana di sekitar kita. Kita harus memahami jenis-jenis potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah kita, serta langkah-langkah yang harus diambil untuk meminimalisir resiko," terangnya.

Masih melalui gladi tersebut, berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana, serta kemampuan dalam merespon bencana secara efektif.

"Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk terus meningkatkan upaya pencegahan, mitigasi, dan penanggulangan bencana di daerah kita. Dengan sinergitas pemerintah, masyarakat, serta pelaku penanggulangan bencana yang mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tangguh dalam menghadapi bencana," ajaknya.

Gladi diisi dengan pemeriksaan barisan dan peralatan kebencanaan oleh inspektur upacara. Juga penekanan sirene secara serentak selama 1 menit.

Gladi diikuti barisan Kodim 0207/Simalungun, Brimob Kompi 2B Pematangsiantar, Polres Siantar, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), dan para lurah se-Kota Psiantar.

Selain barisan personel, ada juga kendaraan  mobil dan sepeda motor, tenda, serta peralatan lainnya.

Tampak hadir, Danki Brimob 2B Pematangsiantar AKP Rony Sarko SH MH, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar Agustina Bulan Lama Sihombing SSos MSi, Kepala Disdamkarmat Drs Robert Samosir, serta para camat.(S.Sitorus).

Terkini

Sore Santai, LPKN DPC Tebing Tinggi Perkuat Sinergi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:30 WIB