Tim Hanif Kembali Hajar Pemko Karena diduga Tidak Komitmen Terkait Dugaan Ijazah Koas Palsu
Tanjungbalai,Indonesia Monitoring.com
Tim Hanif gelar Aksi yang ke 6 kalinya di depan pintu gerbang kantor wali kota Tanjungbalai, jalan Sudirman Km 5 Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar kota Tanjungbalai,Rabu (29/10/2025).
"Aksi ini di gelar bermula dari janji Sekdakot tanjungbalai selaku panglima tertinggi atas ASN beberapa waktu lalu saat audiensi di ruangan Aula Thamrin Kantor Wali Kota Tanjungbalai, yang akan memberikan data hard copy hasi investigasi kepada Tim Hanif",sebut Andreant Hanif dalam orasinya
-
Hanif menjelaskan, mengutip dari pernyataan Sekdakot dan Inspektorat tanjungbalai yang menyatakan menyatakan bahwa apabila ada kebijakan wali kota Tanjungbalai membolehkan untuk di publikasikannya data autentik yang dimiliki "NH" atas dugaan ijazah Koas palsunya, maka pihak sekda dan inspektorat siap memberikan kepada Tim Hanif.
Namun, kata Hanif setelah Tim Hanif menyurati Wali Kota dan ditembuskan ke inspektorat dan BKPSDM, pihak inspektorat yang menjawab tidak dapat memberikan segala bentuk data autentik atas proses pemeriksaan "NH" terkait dugaan ijazah palsunya
"Ada apa inspektorat yang menjawab surat kami itu sementara surat ditujukan kepada wali kota, maka besar dugaan kami dalam hal ini wali kota Tanjungbalai tidak menginginkan adanya penegakan supremasi hukum di kota ini, juga di duga adanya kesengajaan penkaburan kasus", teriak nya
Sementara Nuraini Adhani, sekretaris Tim Hanif menambahkan, digelarnya aksi unjuk rasa ini disebabkan jawaban dari inspektorat kota Tanjungbalai yang menuai asumsi liar akibat tidak mampunya menunjukkan keabsahan data autentik yang dimiliki "NH", hasil dari pemeriksaan Tim Inspektorat tentang dugaan ijazah Koas palsu
"Jawaban inspektorat menimbulkan asumsi liar terutama bagi kami Tim Hanif yang sudah lama menyoroti dugaan ijazah Koas palsu ini", Jerit Nuraini
Selanjutnya Rizky Simatupang menegaskan, jika pihak inspektorat selaku tim yang di tunjuk pemerintah untuk melakukan pemeriksaan dugaan ijazah Koas palsu benar benar bekerja, maka hadirkan NH, dengan membawa data dan kami dari Tim Hanif juga siap adu data dan adu argumen untuk menggelar perkara ijazah Koas palsu ini
"Jika inspektorat benar benar bekerja dalam penanganan kasus ini maka hadirkan NH dan bawa datanya kami siap adu data dan adu argumen dalam permasalahan dugaan ijazah Koas ini",tegas nya
Pantauan di lapangan Tim Hanif disamperin Asisten Administrasi dan umum Walman P. Riadi Girsang, Inspektur Inspektorat Indra Halomoan dan jajaran BKPSDM,
Namun kehadiran mereka tidak membuat Tim Hanif mendapatkan jawaban yang diharapkan akhirnya Tim Hanif meminta agar mereka dapat menghadirkan NH supaya dilakukan adu data dan argumentasi supaya kasus dugaan ijazah Koas palsu ini terbuka dengan jelas.
Tim Hanif sebelum membubarkan diri berjanji akan menutup kasus dugaan ijazah Koas palsu ini sampai tanggal 26 Desember 2025, tepat pada tanggal 27 Desember 2025 Tim Hanif akan melakukan aksi kembali ke gedung DPRD, bersamaan dengan hari jadi kota tanjungbalai.(Yan)