Sebagai organisasi yang bernaung dalam keluarga besar putra-putri purnawirawan TNI dan Polri, GM FKPPI, lanjutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga semangat nasionalisme, patriotisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kami tumbuh dalam lingkungan yang mengajarkan disiplin, loyalitas, pengorbanan, dan kecintaan terhadap tanah air. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semangat perjuangan GM FKPPI dalam mengawal persatuan bangsa,” katanya.
Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, Iko juga mengajak seluruh kader GM FKPPI, khususnya di Kecamatan Seibamban, untuk menjadi teladan dalam memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan menolak segala bentuk tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dari faktor eksternal, tetapi juga dari munculnya berbagai paham yang dapat mengikis rasa kebangsaan, termasuk penyebaran informasi yang tidak benar, provokasi, serta sikap intoleransi yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan masyarakat.
“Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa Indonesia.
Jangan pernah menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah.
Justru keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama sebagai modal besar dalam membangun Indonesia yang maju dan bermartabat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Iko menyatakan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.