"Kiranya Rumah Sakit Harapan bisa menjadi berkat bagi seluruh orang," tutur Daud.
Pada kesempatan tersebut, Daud turut menyinggung terkait peningkatan pelayanan kepada pasien.
"Sehingga uang yang ada di Sumatera Utara, khususnya di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, tidak terbuang ke luar negeri hanya untuk berobat,” tukasnya.
Terkait sumber daya manusia (SDM), Daud menilai Sumatera Utara tidak kekurangan orang pintar, tetapi soal attitude, hal ini yang diminta untuk diperbaiki.
"Untuk itu, dengan gedung baru yang dimiliki RS Harapan, akan semakin berbenah dan semakin mampu melayani," tandasnya
Direktur RS Harapan Pematangsiantar dr Evelin Simarmata didampingi Pengurus Yayasan Harapan Penuh Rahmat mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wesly dan tamu undangan lainnya dalam acara Pemberkatan Gedung Baru Rumah Sakit Harapan. Evelin juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Pematangsiantar atas partisipasi dan bantuan yang diberikan selama ini.
"Terima kasih kepada Wali Kota Wesly. Kita patut bangga Kota Pematangsiantar di bawah kepemimpinan bapak, kota ini mendapat peringkat keempat Kota Tertoleran. Ke depan, semoga Kota Pematangsiantar semakin maju di bawah kepemimpinan Bapak Wesly," tandasnya.
Kegiatan ini diisi pemberian ulos dan penandatangan prasasti yang dilakukan Wesly bersama Uskup Keuskupan Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung.