Selanjutnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapanuli Tengah, Akhirul Miswar ME Nasution menyampaikan materi mengenai Percepatan Digitalisasi Sektor Statistik sebagai bagian dari arah kebijakan transformasi digital nasional menuju penyelenggaraan statistik yang berkelas dunia.
Ia menjelaskan pentingnya pembinaan statistik sektoral sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik di lingkungan pemerintah daerah agar menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, dan mudah diakses.
Selain itu, Akhirul Miswar juga memaparkan tujuan pembinaan statistik sektoral, landasan hukum penyelenggaraan statistik, pengertian dan tujuan Satu Data Indonesia, prinsip-prinsip Satu Data Indonesia, serta pentingnya Forum Satu Data Indonesia sebagai wadah koordinasi dalam penyelenggaraan data yang berkualitas antarinstansi pemerintah.
"Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai Sensus Ekonomi, mulai dari pengertian, tujuan, hingga manfaatnya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah, pemetaan potensi usaha, penyediaan data bagi dunia usaha, serta sebagai bahan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Inspektorat Tapteng, Kabid Penyelenggaraan eGovernment dan Kabid Layanan Kominfo Diskominfo Tapteng, mewakili Pimpinan daerah yang tergabung dalam Tim Percepatan Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) / Pemerintah Digital (Pemdi) Kabupaten Tapanuli Tengah.
Selain itu, hadir pula para pejabat dan pegawai yang membidangi perencanaan, teknologi informasi dan komunikasi, pengelolaan data, serta unsur lainnya di lingkungan Pemkab Tapteng.
Sejak pendampingan ini hingga dua minggu ke depan, Tim Koordiansi Pemdi Tapteng bersama-sama dengan seluruh OPD terkait di lingkungan Pemkab Tapteng akan menyusun dokumen Pemdi Kabupaten Tapteng dan melakukan penilaian mandiri, serta akan disampaikan untuk penilaian eksternal dari pihak KenPANRB