• Rabu, 12 Agustus 2026

Negara Hadir di Kemuning: Camat Nurliatin, Kapolres Inhil dan Kapolsek Tegas Kawal Kasus Ledakan Pipa Gas

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Senin, 5 Januari 2026 | 20:08 WIB

Indragiri Hilir, indonesia-monitoring.com

– 4 Januari 2026 — Pemerintah Kecamatan Kemuning bersama jajaran kepolisian menunjukkan sikap tegas dan terukur dalam menangani insiden meledaknya pipa gas perusahaan di wilayah Kecamatan Kemuning. Camat Kemuning Nurliatin, M.H., Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouq Oktora, serta Kapolsek Kemuning Kompol M. Simanungkalit, S.H., M.H. sepakat bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan.

Camat Kemuning Nurliatin mengungkapkan, informasi awal kejadian diterimanya melalui sambungan telepon dari Kepala Desa Batu Ampar. Menyikapi laporan tersebut, pemerintah kecamatan langsung bergerak cepat guna mencegah dampak lanjutan.

“Begitu menerima informasi dari Kepala Desa Batu Ampar, kami langsung mengambil langkah cepat. Dalam situasi darurat, negara tidak boleh lambat. Keselamatan warga adalah hukum tertinggi,” tegas Nurliatin.

Insiden ini berdampak serius. Sebanyak 11 warga menjadi korban, dengan kondisi luka bakar parah hingga luka ringan. Selain itu, sekitar 50 Kepala Keluarga terpaksa mengungsi akibat trauma dan kekhawatiran akan keselamatan. Warga juga mengeluhkan gangguan kesehatan seperti sesak napas dan pusing, serta mengalami kerugian materi dan dampak lingkungan.

Sinergi Pemerintah dan Aparat Keamanan

Pasca-kejadian, pemerintah kecamatan menurunkan tim gabungan yang melibatkan unsur kecamatan, pemerintah desa, Polri, TNI, BPBD, Damkar, serta pihak perusahaan untuk pendataan dan penanganan korban.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouq Oktora menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memastikan kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat.

“Kami memastikan situasi tetap kondusif dan seluruh proses penanganan berjalan transparan. Jika ditemukan unsur kelalaian, tentu akan kami tindak sesuai hukum. Keselamatan rakyat tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan bisnis,” tegas AKBP Farouq Oktora.

Ia menambahkan bahwa kepolisian juga mengawal proses evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pengamanan Lapangan dan Kepastian Rasa Aman

Sementara itu, Kapolsek Kemuning Kompol M. Simanungkalit, S.H., M.H. memastikan pengamanan di lapangan dilakukan secara maksimal, termasuk patroli dan pengawasan di sekitar lokasi kejadian.

“Kami fokus memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Masyarakat harus merasa aman di rumahnya sendiri. Perusahaan wajib patuh terhadap standar keselamatan, karena satu kelalaian saja bisa berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Kompol Simanungkalit.

Tegas terhadap Perusahaan, Solutif bagi Masyarakat

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

350 Personel, Nihil Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:03 WIB
X