Mendengar pengakuan dari pihak Imigrasi Kelas IIB TPI TBA, massa aksi saling melihat dan merasa heran, lalu massa aksi meminta pihak Imigrasi untuk melakukan press release agar masalah ini diketahui publik
OKKA menjawab Imigrasi akan melakukan Press Release pada hari Senin dan ia juga mengatakan Imigrasi suda bekerja sesuai SOP
"Kami tentunya akan melakukan Press Release tapi hari Senin dan kami nyatakan kami bekerja sudah sesuai SOP", jelasnya
Rizky Simatupang salah satu orator yang ada pada barisan massa aksi mengatakan bahwa pengakuan pihak lanal beberapa waktu lalu tidak sesuai dengan pernyataan Imigrasi saat ini
"Siapa yang salah dan siapa yang benar ini kok jawaban dari kedua instansi ini gak sinkron", kata tupang
Tupang juga mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap instansi yang terkait pada kasus ini sebab terjadi perbedaan pernyataan antara pihak Lanal TBA dengan Imigrasi TBA seakan-akan ada yang disembunyikan dihadapan Publik
"Hari ini kita sampaikan kepada media dan publik ada perbedaan pernyataan yang dilakukan oleh Lanal TBA dengan Imigrasi TBA", sebutnya
Menurut Tupang, pada tanggal 4 April 2026 pihak lanal telah melakukan press release dengan menyampaikan lanal sudah melakukan serahterima hasil penangkapan pada tanggal 3 April 2026 kepada pihak Imigrasi TBA adapun yang diserahkan 1 unit Kapal tanpa nama, 1 nakhoda, 2 orang ABK dan 6 orang terduga PMI non prosedural
Namun, kata Tupang berbanding terbalik dengan pernyataan dari Kasubsi intelejen Kantor Imigrasi TBA mengatakan pihak lanal baru menyerah pada hari Senin 13 April 2026 dan yang diserahkan hanya 1 org Nakhoda dan 2 orang ABK tanpa ada menyerahkan 6 orang PMI non prosedural dan 1 unit kapal sebagaimana press release yang dilakukan Lanal TBA
"Maka dalam hal ini kami mempertanyakan integritas dari kedua instansi tersebut", pungkasnya
Diakhir perjumpaan Rizky Simatupang dengan para media ia menyampaikan akan terus menindaklanjuti kasus tersebut dan akan melaporkan Pasi Intel Lanal TBA sebab diduga keras berupaya mengkaburkan barang bukti dan dugaan tangkap lepas terhadap 6 orang terduga PMI Non prosedural.(Yan)