peristiwa

Calon Prajurit Meninggal Saat Pendidikan, HIPSI Sumut Desak Rindam I/BB dan Kodam I/BB Buka Fakta

Jumat, 24 Juli 2026 | 13:04 WIB

 

MEDAN –Indonesia-monitoring! Com

Meninggalnya seorang calon Bintara TNI saat mengikuti pendidikan di Rindam I/Bukit Barisan menjadi perhatian publik. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Sumatera Utara mendesak Rindam I/Bukit Barisan dan Kodam I/Bukit Barisan memberikan penjelasan secara terbuka terkait peristiwa tersebut serta bertanggung jawab apabila hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran.

 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Sekretaris DPD HIPSI Sumatera Utara, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., saat diwawancarai di Warkop Agam Nyan Cap, Jalan Kapten Muslim, Medan, Kamis (23/7/2026).

 

Dalam keterangannya, Dodi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Genial Gavensi Gulo, pemuda asal Kabupaten Nias Barat yang dilaporkan meninggal dunia setelah beberapa hari mengikuti pendidikan calon prajurit di Rindam I/Bukit Barisan.

 

Menurutnya, setiap calon prajurit yang menjalani pendidikan berhak memperoleh jaminan keselamatan, pelayanan kesehatan, serta perlakuan yang manusiawi selama mengikuti proses pembinaan.

 

"Seorang anak bangsa berangkat membawa cita-cita mengenakan seragam TNI, tetapi justru kembali dalam keadaan tidak bernyawa. Peristiwa ini tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang biasa. Nyawa calon prajurit bukan harga yang harus dibayar untuk mengabdi kepada negara," ujar Dodi.

 

HIPSI Sumut juga meminta Rindam I/Bukit Barisan dan Kodam I/Bukit Barisan segera memberikan penjelasan resmi kepada keluarga korban dan masyarakat mengenai kronologi kejadian secara terbuka, objektif, serta dapat dipertanggungjawabkan.

 

Halaman:

Terkini

350 Personel, Nihil Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:03 WIB