"Hampir semua orang punya handphone, jadi pencegahan terbaik harus dimulai dari diri sendiri dengan meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kalian harus sadar bahwa judi online ini hanya akan merusak masa depan kalian," tegasnya.
Polsek STR juga menitipkan pesan kepada para guru dan tenaga pendidik agar lebih ekstra dan teliti dalam mengawasi serta memberikan arahan kepada siswa-siswi selama di lingkungan sekolah. Tak kalah penting, pihak sekolah juga diminta terus berkoordinasi dengan orang tua murid. Pengawasan di luar sekolah oleh orang tua sangat krusial agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam judi online dan narkoba.
Di akhir sosialisasinya, Kapolsek STR juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi aksi tawuran antar sekolah. Menurutnya, tawuran tidak membawa manfaat sama sekali, melainkan hanya merugikan diri sendiri, orang tua, serta mencoreng nama baik sekolah. ....(Tfq)