BANYUASIN —indonesiamonitoring.com
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pesan tersebut disampaikan Kapolda saat membuka Banyuasin Police Expo 2026 yang mengusung semangat Proklamasi dan Hari Juang Polri.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P., Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Abdul Rais, S.M., unsur Forkopimda, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda mengatakan semangat perjuangan kepolisian dalam perjalanan sejarah bangsa perlu terus dihidupkan dan diwujudkan melalui kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan saat mini.
"Keberadaan polisi dari sejarah telah terbukti bahwa sejak empat hari setelah Indonesia merdeka, Polisi Istimewa sudah ada dan mendukung pemerintahan hingga saat ini. Semangat Proklamasi 17 Agustus yang masih menyala, ditambah bensin lagi dengan Hari Juang Polri tanggal 21 Agustus ini," ujar Kapolda.
Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga situasi keamanan. Dukungan pemerintah daerah, DPRD, TNI, Forkopimda, serta seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi yang aman dan tertib.
"Kepolisian tidak mampu bekerja sendiri. Tanpa dukungan pemerintah daerah, tanpa dukungan dari Pak Ketua Dewan, dari teman-teman TNI, semua Forkopimda, dan masyarakat sekalian, kepolisian tidak akan bisa bekerja dengan baik," tegasnya.
Karena itu, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengambil peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban, dimulai dari lingkungan masing-masing.
"Mari kita jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita secara bersama-sama, karena kita menyadari dan kita yakin bahwa keamanan adalah milik kita bersama," ajaknya.
Banyuasin Police Expo 2026 juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Selain menghadirkan informasi mengenai rekrutmen Polri, kegiatan tersebut memberikan literasi tentang bahaya narkoba, pencegahan bullying, serta antisipasi penyalahgunaan teknologi, termasuk perkembangan dan potensi penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI).
Kapolda turut mengingatkan para pelajar dan generasi muda agar memanfaatkan masa muda dengan berbagai kegiatan positif sebagai bekal untuk menghadapi masa depan.
"Anak muda, organisasi masyarakat maupun para pelajar sekalian tentunya menjadi harapan orang tua untuk bisa menjadi permata-permata pemimpin yang akan datang. Maka dari itu, pada saat sekarang perlu diisi dengan hal-hal yang positif yang bisa menjadikan modal untuk ke depan," pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, Police Expo menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus meneruskan semangat perjuangan melalui kolaborasi.