“TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat,” tegasnya.
Kini jalan itu berdiri kokoh di tengah sawah yang menghijau. Setiap meter cor beton menjadi saksi bahwa pembangunan tidak selalu lahir dari gemerlap kota, tetapi juga dari ketulusan pengabdian di desa-desa.
TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen pun meninggalkan jejak yang bukan hanya terlihat oleh mata, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh hati masyarakat. Jalan mulus itu seakan menjadi simbol bahwa harapan akan masa depan desa yang lebih maju kini benar-benar terbuka lebar.
(Agus Kemplu)