MEDAN Indonesia monitoring com-.
Pasca menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sumut, DPD Media Organisasi Siber Indonesia (MOSI) melanjutkan langkahnya dengan mendatangi Kantor Pertamina Regional Sumbagut di Medan, Senin (08/06/2026). Pertemuan itu membongkar fakta baru terkait penanganan kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan.
Dalam audiensi tersebut, Pertamina Regional Sumbagut melalui Napoleon Tambunan dari Fungsi HSSE dan Donta dari Fungsi Comrel menyampaikan keterangan yang bertolak belakang dengan pernyataan Polres Tapanuli Selatan selama ini.
Sebelumnya, Polres Tapanuli Selatan menyatakan bahwa penanganan kasus penyalahgunaan BBM subsidi telah berjalan dan 6 SPBU yang dilaporkan Ongku Permohonan Harahap melalui Forum Masyarakat Garda Kamtibmas Indonesia Paluta telah diteruskan ke Pertamina Regional Sumut.
Namun fakta di lapangan berbeda. Berdasarkan data yang dipaparkan Pertamina, dari 6 SPBU yang dilaporkan, hanya 1 SPBU yang benar-benar masuk dalam surat resmi dari Polres Tapanuli Selatan.
Keenam SPBU yang dilaporkan masyarakat itu adalah: