tni-polri

Nama Pelapor “Hilang” dari Berkas Perkara BBM Subsidi Gunungtua, Polres Tapsel Dituding Tak Transparan.

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:53 WIB

 

 

Pelapor Mempertanyakan Transparansi Penanganan Perkara

Kecurigaan Ongku semakin kuat karena ia sebelumnya mengaku melaporkan dugaan aktivitas pelangsiran BBM subsidi di sejumlah SPBU di Gunungtua. Ia menyebut terdapat enam SPBU yang menjadi perhatian dalam laporannya.

 

“Dari enam SPBU yang saya laporkan tidak pernah ditindak. Justru sekarang semakin merajalela melayani para pelangsir. Ini yang membuat saya mempertanyakan proses penanganannya,” ujar Ongku.

 

Selain persoalan perkara BBM subsidi, Ongku juga mengaku pernah menjadi korban penganiayaan di salah satu SPBU Gunungtua. Perkara tersebut kini disebut ditangani Polsek Padang Bolak dan telah memasuki tahap penyidikan.

 

Ongku menduga sejumlah persoalan tersebut memiliki keterkaitan, namun dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan pemeriksaan aparat penegak hukum.

 

Minta Kapolda dan Kapolri Turun Tangan

Atas sejumlah kejanggalan yang dipersoalkan tersebut, Ongku mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri memberikan perhatian serius terhadap penanganan perkara BBM subsidi Gunungtua.

 

Ia juga meminta Divisi Propam Polri memeriksa apabila terdapat dugaan pelanggaran prosedur, konflik kepentingan, atau ketidaktransparanan dalam proses penanganan perkara.

Halaman:

Terkini