P.siantar,Indonesia Monitoring.com/APPI
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Pematangsiantar Drs Matheos Tan MM menyerahkan 15 unit Kendaraan Dinas Operasional untuk Puskesmas Keliling (Pusling). Kendaraan yang diserahkan yakni 8 unit kendaraan roda empat dan 7 unit kendaraan roda dua. Penyerahan kendaraan tersebut dilaksanakan usai apel pagi di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Psiantar, Jalan Sutomo, Senin (07/10/2024).
Dalam amanatnya saat memimpin apel pagi, Matheos berpesan agar kendaraan tersebut digunakan tepat guna.
“Semoga dengan adanya kendaraan Puskesmas Keliling ini, dapat semakin menjalankan tugas pokok dan fungsi dengan baik,” katanya.
Usai apel, Matheos didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kesehatan Kota Psiantar drg Irma Suryani MKM menyerahkan kunci kepada setiap Kepala Puskesmas atau yang mewakili.
Puskesmas penerima kendaraan dinas operasional Pusling roda empat yaitu: Puskesmas Martoba, Kahean, Parsoburan, Martimbang, BP Nauli, Bah Kapul, Karo, dan Puskesmas Aek Nauli.
Sedangkan Puskesmas pnerima kendaraan dinas operasional Pusling roda dua yakni: Puskesmas BP Nauli, Bah Biak, Kartini, Raya, Bane, Rami, dan Puskesmas Gurilla.
Selanjutnya, dilakukan penyalaan seluruh kendaraan dinas operasional, baru diserahkan secara serentak disaksikan Pjs Wali Kota Matheos Tan dan Kepala Dinas Kesehatan Irma Suryani.
Matheos Tan menerangkan, Puskesmas Keliling atau Pusling merupakan jaringan pelayanan Puskesmas yang bersifat bergerak (mobile) untuk meningkatkan jangkauan serta mutu/kualitas pelayanan bagi Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Siantar menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas Upaya Dinas Kesehatan dalam memenuhi dan melengkapi sarana Puskesmas Keliling melalui anggaran Dana Alokasi Khusus-Fisik Tahun Anggaran 2024 berupa 8 unit mobil dan 7 unit sepeda motor untuk Puskesmas Keliling,” terangnya.
Juga berharap, Pusling dapat menjadi berkah bagi masyarakat Kota Siantar dalam mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan.
Kepada seluruh Puskesmas diminta menggunakan dan memanfaatkan Pusling menjadi sarana pelayanan yang mampu mendekatkan fasilitas kesehatan kepada Masyarakat. Sejalan dengan itu, diminta melengkapi operasional Pusling, seperti peralatan pelayanan kesehatan, obat, dan bahan medis habis pakai, serta perlengkapan keselamatan tim dan perorangan.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh dan berkelanjutan di Kota Siantar,” pungkasnya. (S.Sitorus).