P.siantar, Indonesia-Monitoring.com
Kini sampah masih menumpuk disekitar pasar horas, sehingga menimbulkan Virus berbau busuk. Selain itu, keberadaan sampah di badan jalan yang persis disisi rel kereta api tersebut terasa sangat mengganggu terhadap pengguna jalan.
Sehingga pengendara roda dua yang melintas berlawanan arah harus bergantian ( bergilir-red). Jika yang melintas kenderaan roda empat jelas wajib melindas tumpukan sampah.
Gangguan terhadap pengguna jalan di sekitar gedung empat ini telah berlangsung sebulan lebih setelah paska kejadian kebakaran pasar horas gedung empat beberapa waktu lalu.
Keluhan pengguna jalan ini terkesan diabaikan dinas lingkungan hidup Kota Pematangsiantar. Salah seorang Ibu berboncengan melintasi jalan yang dihiasi tumpukan sampah tersebut mengeluhkan bau busuk yang terendus olehnya, spontan
mengatakan baunya sembari menutupi
hidung dan mulut dengan telapak tangannya.
IM.com menghubungi Kadis Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar Dedi tidak berada di kantornya (25/2/'25). Coba menghubungi melalui Kepala Bidang Persampahan Manotar Ambarita di kantornya juga tak ada.
Menghubungi Manotar Ambarita melalui nomor ponselnya 08191405....juga tak mau mengangkatnya meskipun terlihat di hp tertera nada dering.
Warga pengguna jalan tersebut berharap Wali Kota atau Wakil Wali Kota turun kelokasi tumpukan sampah yang mengundang virus penyakit tersebut segera dibersihkan demi menjaga kesehatan warga Siantar pengguna jalan tersebut.
Dan warga Siantar juga berharap agar kota ini kembali seperti dulu bisa mendapat berupa penghargaan sebagai Kota bersih, semoga.(S.Sitorus).