Tanjungbalai,Indonesia-Monitoring.com
Setelah Koalisi Tim melakukan investigasi ke jalan tanjung barombang, dusun V desa Asahan mati kabupaten Asahan pada Selasa (08/04/2025) yang lalu, Tim Hanif layangkan surat konfirmasi ke instansi terkait seperti Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, Bupati dan DPRD kabupaten Asahan.
-
Denga rasa sangat kecewa, yang disebabkan surat konfirmasi tersebut tidak mendapatkan tanggapan, maka Tim Hanif menggelar Aksi Demo didepan kantor DPRD, Dinas Perizinan dan depan kantor Bupati Asahan, pada Selasa (15/04/2025).
Koalisi Tim Hanif meras sangat kecewa atas kinerja para pejabat yang ada di kabupaten Asahan, di sebabkan tidak adanya melakukan pengawasan sehingga terkesan melakukan pembiaran terhadap para pelaku usaha, terkhusus di desa Asahan Mati
-
Hal itu berulang kali di ungkapkan Rizky Simatupang dalam orasinya baik didepan gedung DPRD, Dinas Perizinan dan didepan kantor Bupati Asahan dengan nada penuh kecewa
"Saya selaku Mahasiswa, sangat kecewa terhadap pejabat yang ada di kabupaten Asahan ini, tidak adanya melakukan pengawasan terhadap para pelaku usaha yang di duga mengangkari peraturan dan perundang undangan yang berlaku terkhusus di desa Asahan Mati", teriaknya
Ia juga menyebutkan bahwa adanya gudang yang menurut informasi dari pihak kecamatan diduga melakukan kegiatan mencuci, membersihkan, dan mengepack lalu mendinginkan hasil laut yaitu gurita, sangat kuat dugaannya itu illegal dibuktikan dengan tidak adanya plank usaha yang terpampang di gudang tersebut
"Hasil investigasi kami dan mendapatkan informasi dari pihak kecamatan, adanya gudang yang di duga melakukan kegiatan mencuci, membersihkan lalu di pack dan dimasukkan keruang pendingin, untuk itu kuat dugaan kami kegiatan itu illegal, sebab kami tidak menemukan adanya plank usaha apakah itu CV atau PT",tegas Rizky Simatupang
Selaku sosial kontrol, Rizky Simatupang mendesak agar pejabat yang berkompeten dalam hal ini untuk melakukan sidak ke lokasi gudang tersebut, bila dugaan yang disebutkan benar adanya maka lakukan tindakan yang tegas terhadap pelaku usaha yang ada di Asahan Mati tersebut.
"Kami mendesak Pejabat yang berkompeten untuk melakukan sidak ke lokasi, bila dugaan kami benar melanggar aturan dan perundang undangan maka tindak tegas pelaku usaha sesuai dengan peraturan dan perundang undangan yang berlaku", harapnya.
Pantauan di lapangan, pihak kepolisian dari polres Asahan melakukan pengawalan aksi dari Koalisi Tim Hanif, aksi terlihat terlaksana dengan kondusif dan aman, disebabkan mendapatkan respon positif dari tiap lokasi aksi dan di terima statemen tuntutannya.
Seperti di kantor Bupati Asahan, masa aksi diterima Edwar Tambunan dari Pegawai Kesbang Pol yang menyebutkan menyambut baik aspirasi dari para Koalisi Tim Hanif dalam menyampaikan aspirasinya.
"Saya Edwar Tambunan, salah satu pegawai Kesbang Pol Kabupaten Asahan disebabkan bapak Bupati dan Wakil Bupati ada tugas luar maka saya mewakili menerima Aspirasi dari Koalisi Tim Hanif, saya menerima dan akan meneruskan tuntutan yang Koalisi Tim Hanif berikan",ucapnya.(Yan)