Tanjungbalai,Indonesia Monitoring.com
Berawal dari kegaduhan yang dilakukan oleh pemilik akun tiktok jantung Pisang86, sebagai pemilik bernama Arlinda, warga negara Indonesia yang bertempat tinggal di kabupaten batu bara, desa bogak kecamatan Tanjung tiram, saat ini Arlinda bekerja di negara Jiran Malaysia
Adapun kegaduhan yang dilakukan Arlinda, disalah satu pernyataannya melalui akun tiktok jantung pisang86 diduga menjadi provokatif untuk melecehkan dan menghina martabat masyarakat Tanjungbalai dengan kalimat orang Tanjungbalai memiliki Perangai orang kampung yang sangat rakus, yang mengakibatkan menjadi pemicu kekecewaan, kemarahan, serta polemik luas di kota tanjungbalai.
-
Hal ini diucapkan Alrivai Zuheirisa yang akrab disapa Aldo dalam orasinya dari bundaran PLN konvoi sampai kedepan kantor DPR kota Tanjungbalai jalan Sudirman, Rabu (30/07/2025)
Aldo juga menyebutkan bahwa Arlinda sudah menjatuhkan Marwah masyarakat kota Tanjungbalai yang dikenal sebagai kota santri dan para ulama serta para cendikiawan
"Kami selaku masyarakat kota Tanjungbalai tidak mau kota kami di lecehkan, dihina, sebab kota Tanjungbalai ini adalah kota santri, kotanya para ulama dan banyaknya para cendikiawan serta mampu melahirkan generasi yang cerdas untuk membangun NKRai", teriaknya geram
Secara bergantian Zuanda SH, dalam orasinya memaparkan atas ucapan Arlinda di akun tiktoknya jantung Pisang86 yang sudah menyayat hati masyarakat Tanjungbalai, yang mana tuduhan yang dilakukan Arlinda tidak berdasar, sebab beberapa waktu lalu ada pemusnahan Mangga illegal oleh Bea Cukai di Bagan Asahan, yang kemudian digali kembali oleh masyarakat, namun kejadian tersebut bukan di Tanjungbalai
-
"Bermula dari adanya pemusnahan mangga illegal dari negara thailand yang di musnahkan oleh Bea Cukai dibagan Asahan, lalu masyarakat kembali menggalinya kembali, kejadian itu bukan di kota kami yakni kota Tanjungbalai, namun mengapa masyarakat Tanjungbalai yang disebutkan Arlinda di akun tiktoknya dengan kalimat "Perangai orang kampung yang sangat rakus", ucapnya dengan nada marah
Aksi yang digelar dari bundaran PLN sampai di depan kantor DPRD kota tanjungbalai, mengatasnamakan Koalisi Aktivis Pemuda Kota Tanjungbalai Bersatu (KAPKTB), dengan Puluhan masa aksi, terlihat sangat marah dengan Arlinda, sebab menurut mereka perbuatan Arlinda bukan untuk perorangan melainkan menyangkut harga diri an kehormatan masyarakat kota Tanjungbalai.
Pantauan awak media para masa aksi ditemui Hamdani selaku Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD kota tanjungbalai, terlihat perwakilan masa aksi melakukan serah terima Petisi Masyarakat atas perbuatan Arlinda, dengan harapan DPRD selaku perpanjangan masyarakat dapat melakukan upaya pemanggilan Arlinda dari Malaysia agar datang ke kota Tanjungbalai dan di proses secara hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia
Hamdani selaku Sekwan DPRD Tanjungbalai menyambut baik atas aksi yang dilakukan oleh masyarakat kota Tanjungbalai, dan menyikapi tuntutan serta memberikan dukungan penuh atas dugaan provokasi yang dapat menimbulkan kemarahan masyarakat Tanjungbalai, sebagai pelaku Arlinda melalui sosial media tiktok yang dengan nama akunnya jantung Pisang86
-
"Saya juga lahir di Tanjungbalai makanya ketika ada yang menghinakan kota Tanjungbalai saya juga merasa tersinggung dan menyatakan sikap mendukung penuh aksi para rekan rekan yang hadir, petisi ini akan segera diberitahukan kepada ketua DPRD untuk segera ditindak lanjuti, merdeka",sebut Hamdani kepada masa aksi dengan semangat
Masa aksi yang dikawal pihak kepolisian polres Tanjungbalai akhirnya merasa senang dan membubarkan diri dengan tertib dan aman, sebagai perwakilan menuju Polres Tanjungbalai untuk memberikan laporan dugaan penghinaan yang menyebabkan kemarahan masyarakat Tanjungbalai.(Yan)