• Kamis, 13 Agustus 2026

Wako, Ketua PKK Hadiri Press Release BBPOM Sumut di-Dinkes Pematangsiantar.

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Sabtu, 13 Desember 2025 | 00:37 WIB

P.siantar,Indonesia Monitoring.com
Wali Kota (wako) Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, agar pangan yang dikonsumsi aman dan bebas dari bahan berbahaya, seperti formalin. Sebab penggunaan bahan berbahaya pada pangan merupakan, ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan warga.

Hal tersebut disampaikan Wesly usai menghadiri Press Release Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sumatera Utara (Sumut), Dinas Kesehatan Kota Psiantar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, terkait Temuan Distributor Formalin di Kota Psiantar. Press release dilaksanakan di aula Kantor Dinas Kesehatan Psiantar, Jalan Sutomo, Jumat (12/12/2025),

Di acara press release tersebut Mojaza Sirait SSi Apt memaparkan, Rabu (11/12/2025) penyidik BBPOM di Medan menemukan pendistribusian di salah satu sarana di Kota Psiantar, dan secara simultan ditemukan di rumah sales formalin di Kota Medan.

Penemuan tersebut, katanya, diperoleh dari hasil pengembangan kasus penyalahgunaan formalin dalam produksi mie basah di Kota Psiantar dan Kabupaten Simalungun, 20 Agustus 2025 lalu.

"Penyalahgunaan formalin dalam produksi mie basah melanggar Undang-Undang Pangan Nomor 8 Tahun 2012 Pasal 140 junto Pasal 86 ayat 2 dan Pasal 136 junto Pasal 78 ayat 1,"jha terangnya.

Mojaza menyampaikan, formalin yang disita yaitu 1 karton masing-masing berisi 40 botol kemasan 1 liter di Kota Psiantar, dan 142 botol kemasan 1 liter di Kota Medan. Total 542 botol dengan perkiraan nilai ekonomis Rp19 juta.

"Formalin tersebut jika digunakan dalam produksi mie basah bisa untuk 542 ton. Di mana rata-rata sehari produksi mie pada 1 produsen adalah 1 ton (1.000 kilogram-red).

"Sampai saat ibu tim penyelidik BBPOM di Medan masih melakukan penelusuran terhadap sumber perolehan formalin tersebut di Kota Medan," imbuhnya

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Psiantar Urat Hatoguan Simanjuntak SKM MKes menerangkan, temuan 400-an liter formalin di Kota Psiantar setelah dilaksanakan pengembangan saat BBPOM melakukan pembinaan terhadap pengusaha mie basah di Kota Psiantar dan Kabupaten Simalungun.

"Sebelumnya kata Urat, BBPOM sudah pernah sidak ke Pasar Dwikora Parluasan dan menemukan mie basah berformalin".

Selanjutnya, pihaknya bersama BBPOM menelusurinya ke salah satu apotek di Jalan Rakutta Sembiring.

Kami memancing distributor formalin. Ternyata berasal dari Kota Medan dan sudah ditindaklanjuti BPOM Medan ujarnya, seraya menambahkan pabrik mie basah berformalin ditemukan di Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur.

Selain itu, Wesly didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi mengatakan, temuan distributor formalin di wilayah Kota Psiantar merupakan sebuah langkah besar yang menunjukkan komitmen bersama demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman terhadap masyarakat, khususnya dalam hal pangan yang dikonsumsi setiap hari.

Sebagai bagian dari Pemerintah Kota (Pemko) Psiantar, Wesly mengaku bangga dan menyatakan langkah tersebut merupakan komitmen dan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat.

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

PAMI Desak Usut Tuntas Pungli dan Polemik ASN "R"

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:17 WIB
X