• Jumat, 14 Agustus 2026

Cepatnya Arus Informasi Menuntut Insan Pers Terus Berbenah Diri.

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Rabu, 17 Desember 2025 | 22:00 WIB

P.siantar,Infonesia Momitoring.com
Di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks. Arus informasi yang begitu cepat menuntut insan pers untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar, mendidik, mencerdaskan, dan berimbang. 

Hal ini disampaikan Wali Kota Psiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam sambutan tertulisnya, dibacakan Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH, di acara  Pelatihan dan Penguatan Insan Pers. 

Acara diselenggarakan Komite Wartawan Republik Indonesia (KWRI) Siantar-Simalungun, di Simalungun Room Siantar Hotel, Jalan WR Supratman Psiantar, Rabu (17/12/2025). Kegiatan dengan tema "Pers Berkarya untuk Negeri", selain dihadiri para wartawan/insan pers, turut diikuti puluhan mahasiswa. 

Mengawali sambutannya, Wesly menyampaikan Pemerintah Kota (Pemko) siantar menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Pers, katanya, memiliki peran sangat strategis sebagai pilar demokrasi, penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat.

Disampaikanmys pula Pemko Psiantar berkomitmen untuk terus membangun kemitraan yang harmonis dengan insan pers, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, menuju masyarakat Kota Psiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. 

"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pers di Kota Psiantar," katanya, dan selanjutnya membuka kegiatan. 

Sebelumnya, Ketua Panitia Marjo Situmorang menyampaikan kegiatan Pelatihan dan Penguatan Insan Pers bertujuan agar insan pers ke depannya memiliki peran di tengah masyarakat. Menurutnya, jurnalis sebuah profesi yang profesional. Hanya saja butuh penguatan dari aturan yang ada.

Tidak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemko Psiantar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika yang telah memberikan dana hibah kepada KWRI sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. 

"Kiranya Pemko Psiantar terbaik dari yang sudah baik," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua KWRI Siantar-Simalungun Jannes Boang Manalu dalam sambutannya mengajak seluruh yang hadir untuk menundukkan kepala sejenak sebagai wujud turut prihatin atas bencana yang menimpa warga di Provinsi Aceh, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.

Jannes juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Psiantar di bawah kepemimpinan Wesly Silalahi selaku Wali Kota yang peduli kepada wartawan. Ia berharap Pemko Psiantar tetap peduli kepada wartawan, walau diakuinya mengakui perhatian Pemko Psiantar saat ini sudah cukup baik kepada para wartawan. 

"Sehingga kolaborasi yang baik antara Pemko Psiantar dengan wartawan terus terjalin demi kemajuan Kota Psiantar," tukasnya.

Senada dengan itu, Korda KWRI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kemas Edi Junaedi menyampaikan profesi jurnalis memiliki sejarah panjang dan perlu mendapat perhatian penuh dari pihak terkait. 

Pria yang akrab dipanggil Babe ini berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi peserta yang hadir dan juga masyarakat.

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

PAMI Desak Usut Tuntas Pungli dan Polemik ASN "R"

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:17 WIB
X