• Rabu, 12 Agustus 2026

Ketua PKK Kota Pematangsiantar bersama para bidan merayakan IBI.

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Jumat, 17 Juli 2026 | 16:37 WIB

Siantar, Indonesia Monitoring.com

Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi bersama para bidan di Kota Pematangsiantar merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Perayaan HUT IBI berlangsung di aula Prodi Kebidanan Pematangsiantar Poltekkes Kemenkes Medan, Jalan Pane Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur, Jumat (17/07/2026).

 

Ny Liswati dalam sambutannya menyampaikan, TP PKK Kota Pematangsiantar mengucapkan selamat HUT ke-75 IBI. Ia mengucapkan terima kasih kepada para bidan yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak di Kota Pematangsiantar.

 

Menurut Ny Liswati, TP PKK memiliki visi yang sama sama dengan IBI. Salah satunya, meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

 

“Mari kita perkuat kolaborasi antara TP PKK dan IBI dalam mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” ajak Ny Liswati. 

 

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan SH MH juga mengucapkan selamat HUT ke-75 IBI. Semoga IBI senantiasa menjadi organisasi profesi yang kuat, profesional, dan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu, bayi, anak, serta keluarga.

 

Sejalan dengan visi Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, yaitu Membangun Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras, lanjutnya, keberadaan dan pengabdian para bidan menjadi pengabdian yang sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas. Hal ini selaras dengan misi pemko untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui Pembangunan fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta menciptakan lingkungan kota yang bersih, nyaman, dan mendukung kesehatan masyarakat.

 

Masih kata Wesly dalam sambutan tertulisnya, profesi bidan bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan jiwa. Di setiap fasilitas kesehatan, bidan adalah wajah pertama yang hadir mendampingi masyarakat.

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X