Sementara itu, Ketua PC IBI Kota Pematangsiantar Anna Rosita Saragi SKM MKM menjelaskan, peringatan HUT IBI sejalan dengan semangat global, sesuai tema “One Million More Midwife” Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan Bidan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan & Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045.
Di usia IBI yang semakin matang, yakni 75 tahun, ia mengajak menjadikan HUT IBI untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi bidan, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Hari ini, tidak semua bidan bisa berkumpul, karena masih memberikan pelayanan kesehatan guna mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kota Pematangsiantar. Selain itu, banyak bidan yang memiliki tugas tambahan di puskesmas,” terangnya.
Anna mengatakan, peringatan HUT IBI bukan seremonial, tetapi momentum refleksi dan evaluasi. Di mana, bidan menjadi garda terdepan untuk kesehatan ibu dan anak.
“Kami terus upgrade ilmu melalui seminar terkait kesehatan ibu dan anak menuju Generasi Emas 2045. Terima kasih kepada Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Kesehatan yang telah memberikan tempat bagi IBI di Kantor Dinas Kesehatan,” kata Anna.
Dalam kesempatan tersebut, Anna mengajak para bidan tetap kompak, serta meningkatkan solidaritas semangat mengabdi. Juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan organisasi profesi lainnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Peringatan HUT ke-75 IBI di Kota Pematangsiantar Vera Silalahi dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan IBI Kota Pematangsiantar memiliki 464 anggota yang tersebar di 10 ranting. Sebagai rangkaian peringatan HUT IBI, katanya, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan. Di antaranya, memberikan pelayanan KB di fasilitas kesehatan; pelayanan pendampingan di Pospam saat Idul Fitri, terutama bagi ibu hamil saat perjalanan mudik; serta lomba Mars IBI dan Hymne IBI.